KUKAR, LINGKARKALTIM: Prestasi membanggakan ditorehkan PS Pemuda Tenggarong dengan meraih juara III Piala Soeratin U-13 setelah menaklukkan Freeport Indonesia dengan skor tipis 1-0 pada Sabtu (24/10/2026). Capaian tersebut menjadi modal penting bagi klub asal Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) untuk terus mengembangkan potensi pesepak bola usia dini.
Keberhasilan itu sekaligus menunjukkan kemampuan para pemain untuk bangkit setelah sebelumnya mengalami hasil yang kurang memuaskan. Dengan semangat dan perjuangan di lapangan, mereka mampu menutup kompetisi dengan kemenangan.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni mengapresiasi keberhasilan para pemain, pelatih, pengurus, serta orang tua yang selama ini konsisten mendampingi proses pembinaan.
Ia menyampaikan, prestasi tersebut patut disyukuri. Namun, capaian itu harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas latihan dan pembinaan agar prestasi serupa dapat terus berlanjut pada kompetisi mendatang.
“Selamat kepada adik-adik kita, para pengurus, serta orang tua yang dengan tekun mendampingi mereka selama latihan. Hasil yang diraih hari ini tentu membanggakan. Kami berharap semangat ini terus dijaga dan latihan semakin ditingkatkan,” ujarnya.
Menurutnya, evaluasi tetap diperlukan meskipun tim telah berhasil meraih prestasi. Evaluasi harus melibatkan pemain, orang tua, pelatih, hingga manajemen klub agar berbagai kekurangan dapat diperbaiki dan kualitas tim semakin meningkat.
Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan pembinaan, terutama dalam mempersiapkan pemain yang akan beralih ke kelompok umur berikutnya. Pemain yang telah menyelesaikan kompetisi U-13 diharapkan dapat dipersiapkan untuk menghadapi persaingan pada kelompok umur U-15.
“Prestasi yang sudah bagus ini harus terus ditingkatkan. Setelah kelompok U-13, pemain perlu dipersiapkan untuk kelompok U-15. Karena itu, kami mendorong pengurus dan pelatih agar pembinaan terus berjalan,” katanya.
Dispora Kukar, lanjutnya, menyadari bahwa pemerintah daerah juga memiliki peran dalam mendukung perkembangan sepak bola usia dini. Karena itu, komunikasi yang baik antara klub dan pemerintah diperlukan agar kebutuhan pembinaan dapat diidentifikasi dan dicarikan solusi.
Sebelumnya, Pembina PS Pemuda Tenggarong, H. Nurul Amin, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan tim meraih posisi ketiga. Ia menyebut kemenangan tersebut menjadi momentum kebangkitan mental pemain setelah sempat mengalami penurunan kepercayaan diri.
Menurut Nurul Amin, keberhasilan menembus babak delapan besar juga menjadi pencapaian penting bagi klub. Ia berharap perhatian terhadap pembinaan sepak bola usia dini semakin ditingkatkan, mulai kelompok umur U-8, U-9, U-13, U-15 hingga U-17.
Sementara itu, Ketua PS Pemuda Tenggarong, H. Arifin Noor, menyebut kemenangan atas Freeport Indonesia merupakan hasil kerja sama seluruh pemain yang mampu menjalankan strategi pelatih dengan baik.
Ia menegaskan, raihan juara III bukanlah akhir perjalanan tim. Para pemain akan terus menjalani latihan dan pembinaan untuk menghadapi kompetisi berikutnya, termasuk pada kelompok umur U-15 dan U-17.
Prestasi di Piala Soeratin U-13 diharapkan menjadi pijakan bagi PS Pemuda Tenggarong untuk terus berkembang sekaligus membuka peluang bagi para pemain muda Kukar menapaki jenjang sepak bola yang lebih tinggi. (Ahk)










