Wali Kota Samarinda Tekankan Sportivitas di Turnamen Domino, PORDI Bidik 250 Ribu Atlet Kaltim

Gedung Olahraga (GOR) Segiri Samarinda dipadati ribuan pecinta olahraga domino yang mengikuti ajang Samarinda Domino Open Tournament Road to Liga Pro Series 4, Sabtu (12/9/2026). (Foto: Devi/Lingkarkaltim)
Gedung Olahraga (GOR) Segiri Samarinda dipadati ribuan pecinta olahraga domino yang mengikuti ajang Samarinda Domino Open Tournament Road to Liga Pro Series 4, Sabtu (12/9/2026). (Foto: Devi/Lingkarkaltim)
banner 468x60

SAMARINDA, LINGKARKALTIM: Ribuan pecinta olahraga domino memadati Gedung Olahraga (GOR) Segiri Samarinda untuk mengikuti ajang Samarinda Domino Open Tournament Road to Liga Pro Series 4, Sabtu (12/9/2026). Kota Samarinda dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan tingkat nasional tersebut dengan menghimpun lebih dari 1.500 peserta dari berbagai daerah.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun memberikan imbauan tegas kepada seluruh peserta untuk menjaga ketertiban, kebersihan, serta keutuhan fasilitas gedung arena pertandingan.

Read More
banner 300x250

“Selamat datang para peserta di Samarinda. Tolong ikuti pertandingan sesuai amanah Ketua Umum, yaitu tanpa judi, tanpa narkoba, tanpa alkohol, dan tanpa asap rokok di dalam arena. Gedung ini memang dirancang menggunakan fasilitas pendingin udara dan pencahayaan khusus. Mari kita jaga bersama fasilitas publik ini,” ujar Andi Harun.

Ia membagikan pandangannya mengenai filosofi permainan domino yang dinilainya mencerminkan realitas kehidupan. Kemenangan dalam bertanding tidak sekadar ditentukan oleh susunan kartu yang baik, melainkan kepiawaian merancang strategi di tengah situasi yang tidak ideal.

“Pemenangnya mungkin terbatas, tetapi hal terpenting yang wajib didapatkan semua peserta adalah mempererat tali persaudaraan,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Pengurus Besar Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PB PORDI) Andi Jamaro Dulung memaparkan perkembangan organisasi yang kini berinduk di bawah Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI). Pihaknya optimistis terhadap perluasan jaringan pembinaan atlet di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim).

“PORDI saat ini telah memiliki kepengurusan di 31 provinsi dan lebih dari 200 kabupaten dan kota. Target kami pada 2027 adalah membentuk minimal satu Garda Domino Unggul (Gardu) di setiap desa, atau sekitar 80.000 Gardu se-Indonesia,” jelas Andi Jamaro.

Khusus untuk wilayah Kaltim, pihak PB PORDI memproyeksikan pembentukan 1.000 Gardu dari total 1.055 desa dan kelurahan yang ada.

Andi Jamaro menegaskan bahwa penguatan struktur kepengurusan hingga tingkat terbawah tersebut berpotensi menjaring ratusan ribu atlet potensial di daerah.

“Jika setiap Gardu dikelola 10 pengurus dan membina 50 atlet, maka Kaltim akan memiliki 250.000 atlet domino. Saya sangat optimis target tersebut dapat tercapai dengan memperkuat kedisiplinan kepengurusan,” pungkasnya. (dev)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *