KUKAR, LINGKARKALTIM : Pelaksanaan Erau di kota Tenggarong menjadi simbol komitmen dalam menjaga budaya Kutai Kartanegara. Erau tahun ini diagendakan akan dihelat 20-27 September 2026.
Untuk memastikan kesiapan suksesnya pelaksanaan pesta adat Kutai tersebut, Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura telah mempersiapkan empat venue secara maksimal, sebagai tempat rangkaian dari kegiatan dan kemeriahan Erau 2026.
Juru Bicara Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Heriansyah menyebut, empat venue tersebut adalah di Keraton Kesultanan Kutai Kartanegara, depan Keraton, kemudian Stadion Rondong Demang Tenggarong, dan terakhir adalah di Anggana.
“Kegiatan adat nanti akan dipusatkan di kawasan Keraton Kutai (Museum), kemudian didepan Keraton akan dikemas sebagai tempat pentas berbagai kelompok seni dan budaya Kutai Kartanegara,” kata Heriansyah yang juga Kepala Disdikbud Kutai Kartanegara, Kamis (10/9/2026).
Kemudian venue selanjutnya adalah di Stadion Rondong Demang Tenggarong. Di lokasi tersebut akan digunakan untuk kegiatan seremonial pembukaan acara Erau.
Sementara venue keempat berada di Desa Kutai Lama, Kecamatan Anggana. Lokasi tersebut juga akan menjadi bagian dari rangkaian pelaksanaan Erau Adat Kutai 2026.
Heriansyah menyebut persiapan saat ini terus dilakukan secara maraton. Sejumlah kebutuhan untuk pelaksanaan kegiatan, khususnya rangkaian adat di Keraton Kutai, disebut telah disiapkan.
Persiapan tersebut di antaranya Tangga Naga, Naga, Serapo Belian, hingga kebutuhan untuk pelaksanaan pentas seni dan budaya di kawasan depan keraton.
“Kalau di keraton itu sudah siap. Tangga Naganya sudah disiapkan, kemudian Naganya sudah ada, Serapo Beliannya sudah ada, dan pentas di depan keraton juga sudah disiapkan,” ungkapnya.
Dengan waktu yang tersisa menjelang pembukaan Erau, pihak panitia kini tinggal melakukan sejumlah penyelesaian akhir di berbagai venue.(ahk)










