Sektor Perkebunan Alami Trend Positif, Harga TBS Capai Rp 3.500 Per Kg

Salah satu perkebunan kelapa sawit di Tenggarong, Jum'at (11/9/2026) (Rizki/Lingkarkaltim)
Salah satu perkebunan kelapa sawit di Tenggarong, Jum'at (11/9/2026) (Rizki/Lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM : Sektor perkebunan kelapa sawit di Kutai Kartanegara menunjukan trend positif. Harga Tandan Buah Segar (TBS) saat ini  sekitar Rp. 3.500 per kilogramnya. Harga tersebut mengalami peningkatan, yang sebelumnya hanya dibawah dari Rp. 3.000 per kilogramnya.

Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kukar Muhammad Taufik menilai, harga tersebut sangat menguntungkan bagi pekebun kelapa sawit, terlebih dalam meningkatkan perekonomiannya.

Read More
banner 300x250

“Harga saat ini Rp. 3.500 selisihnya sangat jauh daripada harga sebelumnya, pastinya pekebun kelapa sawit itu merasa bahagi dengan harga panen saat ini,” kata Muhammad Taufik pada Lingkarkaltim, di Tenggarong, Jum’at (11/9/2026).

Pihaknya menegaskan, bagi perusahaan yang tak menerapkan kebijakannya akan diberikan sanksi sesuai dengan pelanggarannya.

“Kami berharap, para perusahaan tak menekan harga panen TBS kepada pekebun kelapa sawit. Karena selisih harga kurang itu bisa mempengaruhi perekonomiannya,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melakukan pengawasan kepada perusahaan kelapa sawit, terhadap kestabilan harga panen TBS.

Sementara itu seorang pekebun kelapa sawit di Tenggarong Cecep menyebutkan, harga TBS saat ini cukup baik dari sebelumnya sekitar Rp. 2.800 menjadi 3.200.

“TBS itu dibeli oleh tengkulak, kalau tengkulak berani beli Rp. 3.000 saja itu sudah bagus,” sebut Cecep.

Kenaikan harga TBS ini merupakan bentuk dukungan terhadap pekebun kelapa sawit, mengingat biaya operasional juga tinggi. (riz)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *