Belajar Sambil Berkebun, Cara TK Alam Cahaya Bunda Bentuk Karakter Anak

Gedung TK Alam Cahaya Bunda. (Foto: Far/Lingkarkaltim)
Gedung TK Alam Cahaya Bunda. (Foto: Far/Lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Taman Kanak Kanak (TK) Alam Cahaya Bunda, yang berada di Jalan Long Iram Kelurahan Mangkurawang, adalah salah satunya sekolah alam  di kawasan Tenggarong, yang tidak hanya mendidik dasar pengetahuan namun juga mengajarkan tentang kecintaan terhadap alam.

TK Alam Cahaya Bunda baru beroprasi selama 2 tahun, dan saat ini jumlah murid TK sebanyak 22 anak.

Read More
banner 300x250

Kepala TK Alam Cahaya Bunda, Roisatul Hidayati, mengatakan, kriteria usia untuk masuk ke TK Alam Cahaya Bunda dari umur 4 sampai 6 tahun.

“Tahun lalu kami meluluskan 3 dari 13 murid, murid yang lain lanjut ke kelas B, alhamdulillah tahun ini ada 22 murid,” sebutnya.

Sekolah alam membebaskan siswa untuk berkegiatan di alam sebagaimana pembelajaran sekolah alam pada umumnya, dengan anak belajar di sekolah alam, anak akan jauh bereskplorasi tentang tumbuhan lingkungan dan pastinya alam.

“Anak-anak merasa senang saat mengikuti kegiatan mengolah tumbuhan yang telah di rawat lalu di panen. Hal seperti ini biasanya tidak diperbolehkan orang tua dirumah, tetapi kami membebaskannya disekolah dan tetap harus diawasi,” tuturnya pada lingkarkaltim, Rabu (09/09/2026).

Bukan hanya tanam menanam kegiatan yang ada di sekolah alam ini, tetapi perihal mengolah tumbuhan mentah menjadi makanan lezat, yang umum untuk diajarkan.

“Kami menyediakan kompor tungku berbahan bakar kayu, untuk merebus, memasak, menggoreng semua kami perbolehkan pastinya dalam pengawan,” ucapnya.

Ia menjelaskan dalam pelibatan anak untuk memasak sayuran yang sudah di tanam tersebut dapat membuat anak menyukai sayuran, seolah mereka yang memasak dan hasil masakan nya dimakan bersama. “Anak-anak ga suka makan sayur, pas ikut masak, anak-anak jadi mau makan sayur,” tegasnya.

Pihaknya juga mengapresiasi peran orang tua murid, sebab semua media tanam hasil dari komite murid yang berinisiatif dalam pembelajaran murid.

“Kami bantu merawat segala tumbuhan yang di tanam, alhamdulillah wali murid memberikan mulai dari bibit yang akan di tanam, polybag sebgai wadah tanaman”, ujarnya.

Ia berharap pada anak murid untuk kelak menjadi generasi yang berguna, dan cinta alam lingkungan.

“Kami berharap anak-anak menjadi berguna kedepannya, bisa mengamalkan apa yang sudah diajarkan oleh kami, sebagaimana anak usia dini adalah pondasi untuk melangkah ke jenjang berikutnya, kami pun sangat belajar dalam mendidik anak murid, supaya anak murid tumbuh dengan berkarakter,” tutupnya.(ahk/*far)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *