Permintaan Telur di Bumdes Puan Tappung Capai 13 Piring per Hari

Produksi telur Bumdes Puan Tappung, Selasa (1/9/2026) (Rizki/Lingkarkaltim)
Produksi telur Bumdes Puan Tappung, Selasa (1/9/2026) (Rizki/Lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM : Permintaan komoditas telur di Desa Kedang Ipil, Kecamatan Kota Bangun Darat,  mencapai 10-13 piring tiap hari.

Hal itu disampaikan Anggota Bumdes Puan Tappung Risma Riris pada Lingkarkaltim, di Tenggarong, Selasa (1/9/2026).

Read More
banner 300x250

Ia mengatakan, produksi telur ini merupakan salah satu unit usaha Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Puan Tappung. Dalam sehari produksi telur bisa mencapai 13 piring.

“Produksi telur ini hanya dijual di sekitar Desa Kedang Ipil, dengan harga bervariatif tergantung dari ukurannya. Untuk telur ukuran besar bisa mencapai Rp 58 ribu per piring, telur ukuran sedang Rp. 53-55 per piring dan telur ukuran kecil Rp. 50 per piring,” katanya.

Ia mengaku, populasi ayam petelur saat ini mencapai 504 ekor. Dari ayam petelur yang dipelihara itu belum bisa seluruhnya menghasilkan telur.

“Masa panen telur ayam ini sekitar 2-3 bulan pemeliharaan ayam petelur. Sehingga produksi yang dihasilkan juga tergantung dari kualitas ayam yang dipelihara,” jelasnya.

Adapun tantangan dalam melihara ayam petelur ialah cara merawat kesehatan kandang dan ayam hingga risiko kematian.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar Muhammad Rifani menjelaskan, produksi telur lokal ini bagian dari program pemberdayaan masyarakat, yang dilakukan oleh pemerintah desa.

“Dengan pemberdayaan ini, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Muhammad Rifani.

Dirinya berharap, produksi telur lokal ini terus dikembangkan. Sehingga dapat menjangkau atau memenuhi kebutuhan masyarakat secara luas. (riz)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *