KUKAR, LINGKARKALTIM: Puskesmas Kecamatan Muara Wis Kabupaten Kutai Kartanegara kekurangan tenaga kesehatan atau dokter spesialis.
Hal itu disampaikan oleh Ramsyah,Kepala Puskesmas Muara Wis pada Lingkarkaltim, di Tenggarong, Rabu (12/8/2026).
Ia mengatakan, dokter spesialis itu meliputi doket gigi yang tidak ada sejak 2015 lalu. Dan Dokter umum yang tidak ada pada 2025 lalu karena mengikuti pendidikan.
“Kebutuhan dokter spesialis ini sangat penting, dalam memaksimalkan pelayanan kesehatan,” katanya.
Menurutnya, setiap poli harus memiliki dokter spesialis yang menanganinya.
Meskipun saat ini masih kekurangan dokter spesialis di fasilitas kesehatan Puskesmas, pihaknya telah memastikan pelayanan kesehatan masih bisa berjalan dengan baik.
Pihaknya telah mengusulkan persoalan kekurangan dokter di faskesnya ke pemerintah daerah. Dan pemerintah daerah berkomitmen segera mengatasi persoalan tersebut.
Adapun solusi dari kekurangan Dokter ialah, pihak Puskesmas dibantu melalui via telpon dengan Dokter Adam.
“Jika ada pasien yang membutuhkan pelayanan terkait Dokter spesialis tersebut, maka kami akan berkomunikasi dengan Dokter Adam, yang saat ini bersedia membantu dalam memaksimalkan pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Dirinya berharap, kebutuhan Dokter spesialis bisa di carikan. Sejauh ini Puskesmas juga membuka pendaftaran untuk kebutuhan Dokter spesialis.
“Sudah ada peminatnya, tapi setelah kita memberitahu geografis wilayahnya. Sehingga pendaftar itu mundur,” sebutnya.
Menanggapi hal itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar Ismi Muffidah menjelaskan, beberapa Puskesmas di Kukar masih ada kekurangan Dokter spesialis. Untuk mengatasi hal tersebut, Puskesmas yang bersangkutan bisa meminta bantuan kepada Puskesmas terdekat atau tetangga, dalam melayani masyarakat.
“Kita meminta bantuan kepada Dokter Adam, untuk memperbantukan Puskesma yang tidak ada Dokter spesialis,” jelas Ismi Muffidah. (kik)










