Musim Kemarau, Perumda Tirta Mahakam Alami Kendala Pendistribusian Air Bersih Kepada Pelanggan

Sungai Mahakam, Selasa (4/8/2026) (Rizki/Lingkarkaltim)
Sungai Mahakam, Selasa (4/8/2026) (Rizki/Lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Memasuki cuaca kemarau, Perumda Tirta Mahakam menghadapi tantangan dalam pendistribusian air bersih kepada pelanggan.

Pasalnya, cuaca kemarau ini sering kali air Sungai Mahakam mengalami surut. Sedangkan bahan baku air bersih ini menggunakan air Sungai Mahakam.

Read More
banner 300x250

Kabag Humas Perumda Tirta Mahakam Henry Susanto menjelaskan, kondisi air sungai yang surut ini dapat mempengaruhi proses pendistribusian air bersih kepada pelanggan terhambat.

“Karena pipa pompa kita tak bisa menyedot full air itu atau tak terendam air,” kata Henry Susanto pada Lingkarkaltim, Selasa (4/8/2026).

Sejauh ini, sudah ada beberapa warga yang menyampaikan keluhan ketidaklancaran air bersih, yang bukan disebabkan oleh kebocoran pipa.

“Laporan itu masuk dari Kecamatan Loa Kulu dan sekitarnya maupun Kecamatan Samboja dan sekitarnya,” jelasnya.

Dalam hal ini, pihaknya terus berupaya untuk mencarikan solusi atas persoalan tersebut. Kandala ini muncul disebabkan oleh faktor alam.

“Terkadang air Sungai Mahakam di siang-sore hari surut dan malam mulai tinggi. Sehingga kita bisa memaksimalkan waktu tertentu untuk mendistribusikan air bersih kepada pelanggan,” ujarnya.

Pihaknya telah memastikan, meskipun proses pendistribusian terhambat. Namun kualitas air yang didistribusikan layak digunakan atau dikonsumsi.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan, atas ketidaknyamanan dalan pendistribusian air bersih.

“Kami berharap, kondisi ini tidak berangsur lama dan para pelanggan dapat memaklumi kondisi alam saat ini,” harapnya.

Sementara itu warga Loa Kulu Nafsiah menyebutkan, selama musim panas ini pendistribusian air bersih dinilai tak lancar. Karena kondisi Sungai Mahakam saat ini sering surut, sehingga mempengaruhi pendistribusian air bersih.

“Kami menyadari kondisi ini, tapi berharap pihak terkait dapat mengantisipasi hal ini jika terjadi kembali,” sebut Nafsiah. (Kik)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *