Danau Kumbara Disulap Jadi Destinasi Wisata Unggulan, Dongkrak Ekonomi Warga Kota Bangun III

Wisata Danau Kumbara, Sabtu (18/7/2026) (Rizki/Lingkarkaltim)
Wisata Danau Kumbara, Sabtu (18/7/2026) (Rizki/Lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Objek wisata Danau Kumbara di Desa Kota Bangun III, Kecamatan Kota Bangun Darat, terus berkembang menjadi salah satu destinasi unggulan di wilayah hulu Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Berawal dari bekas galian tambang, kawasan ini kini menjelma sebagai pusat rekreasi yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.

Read More
banner 300x250

Pengelolaan Danau Kumbara dilakukan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan dukungan penuh pemerintah desa.

Sejumlah fasilitas terus dilengkapi untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus memperkuat daya tarik wisata.

Kepala Desa Kota Bangun III, Lilik Hendrawanto mengatakan, pembangunan kawasan wisata telah dimulai sejak 2021 dan menunjukkan perkembangan yang cukup pesat.

“Alhamdulillah, Danau Kumbara mengalami kemajuan yang signifikan. Kami telah membangun aula berkapasitas sekitar 200 orang dan akses jalan sepanjang 800 meter sehingga wisatawan semakin mudah menjangkau lokasi,” kata Lilik Hendrawanto pada Lingkarkaltim, di Tenggarong, Sabtu (18/7/2026).

Menurutnya, pemerintah desa juga terus menghadirkan fasilitas baru agar pengunjung memiliki lebih banyak pilihan aktivitas saat berwisata.

Sejak 2023 hingga 2024, pembangunan jembatan titian, gazebo, toilet, hingga pos tiket dipercepat sebagai bagian dari upaya menjadikan Kota Bangun III sebagai desa wisata yang lebih kompetitif.

Dukungan juga datang dari Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara pada 2024 melalui bantuan tenda glamping dan wahana air berupa perahu bebek fiber.

Selain menjadi fasilitas wisata, aula yang tersedia kini dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan seperti musyawarah desa, rapat, hingga kegiatan keluarga melalui sistem pemesanan.

Tidak hanya berorientasi pada sektor pariwisata, pengembangan Danau Kumbara juga diarahkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Pemerintah desa menyediakan area khusus bagi pelaku UMKM, untuk menjajakan berbagai produk lokal kepada wisatawan.

Sebagai langkah menjaga keselamatan pengunjung, terutama anak-anak, pemerintah desa membangun kolam renang yang berjarak sekitar 20 meter dari danau.

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko masyarakat berenang langsung di perairan danau, sementara kawasan di sekitarnya turut dimanfaatkan sebagai sentra penjualan produk UMKM.

Berbagai kegiatan hiburan juga rutin digelar untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Mulai dari pertunjukan musik yang menghadirkan musisi lokal seperti Cikip Jep dan Aditya, hingga senam Zumba yang menjadi agenda favorit masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dispar Kukar, M. Ridha Fatrianta, menjelaskan, Danau Kumbara menjadi salah satu destinasi yang memperoleh dukungan pemerintah daerah, karena memiliki potensi wisata yang besar serta didukung kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yang aktif.

“Bantuan ini kami berikan karena melihat keseriusan pengelola, dalam mengembangkan destinasi serta potensi wisata yang sangat baik apabila dikelola secara maksimal,” jelas Ridha Fatrianta. (Kik)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *