KUKAR, LINGKARKALTIM: Wisata Pantai Tanah Merah yang berada di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata terbesar.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Destinasi Wisata Dispar Kukar Ridha Fatrianta, di Tenggarong, Rabu (8/7/2026).
Ia mengatakan, sejauh ini PAD yang telah disetorkan oleh wisata Pantai Tanah Merah sekitar Rp. 400-500 juta. Wisata tersebut masih menjadi primadona bagi wisatawan atau pelancong luar daerah.
“Wisata itu menyuguhkan pemandangan pantai yang indah dan nyaman. Serta cocok menjadi wadah rekreasi bersama keluarga maupun lainnya,” katanya.
Dalam hal ini, pihaknya menargetkan PAD sektor pariwisata mencapai Rp. 1,5 milliar pada 2026 ini. Hingga saat ini realisasi PAD yang diperoleh telah mencapai Rp. 700 juta.
“Kita optimis PAD itu mencapai target, karena masih punya waktu beberapa bulan kedepan,” sebutnya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kunjungan wisata agar pendapatan daerah juga meningkat. Upaya itu melalui promosi, revitalisasi, hingga keamanan dan kenyamanan yang diberikan pada obyek wisata tersebut.
“Kita terus menjaga aset itu dengan baik. Sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung atau wisatawan,” tegasnya.
Salah seorang warga Sangatta Bayu Aji memilih berwisata di Pantai Tanah Merah karena tempatnya yang bersih dan nyaman. Ini menjadi tempat favorit untuk bersantai bersama keluarga.
“Memasuki masa cuti, saya mengajak keluarga ke Pantai Tanah Merah sebelum menuju ke rumah orangtua di Tenggarong,” pungkas Bayu Aji. (Kik)










