Pahlawan Nasional Sultan Aji Muhammad Idris akan Masuk Pembelajaran di Sekolah

Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Sosok pahlawan nasional dari tanah Kutai, Sultan Aji Muhammad Idris akan masuk dalam materi pembelajaran di sekolah-sekolah.

Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri menilai sosok Sultan Aji Muhammad Idris memiliki keteladanan yang relevan untuk dikenalkan kepada pelajar, terutama dalam membangun karakter dan kecintaan terhadap daerah serta bangsa.

Read More
banner 300x250

“Sultan Aji Muhammad Idris yang merupakan pahlawan nasional pertama dari tanah Kalimantan Timur itu ternyata memiliki sisi-sisi yang sangat baik yang belum banyak diketahui orang,” ucap dia, Senin (18/5/2026).

Ia menyebut salah satu nilai penting dari sosok Sultan Aji Muhammad Idris adalah keberanian meninggalkan kenyamanan pribadi demi membela kebenaran dan mempertahankan bangsa.

Menurutnya, semangat seperti itu penting diwariskan kepada generasi muda di Kukar.

“Sisi patriotisme, sisi heroik, sisi membela kebenaran, meninggalkan zona nyaman untuk membantu mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Aulia.

Ia menilai, pembelajaran sejarah lokal tidak sekadar mengenalkan tokoh masa lalu, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter pelajar.

Kata dia, semangat perjuangan Sultan Aji Muhammad Idris dapat menumbuhkan motivasi dan optimisme generasi muda dalam membangun masa depan.

“Ini menurut hemat kami harus dimiliki oleh seluruh insan yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara, utamanya anak-anak sekolah kita,” sebutnya.

Menurut Aulia, apabila generasi muda memiliki semangat perjuangan dan visi masa depan yang kuat, maka daerah juga akan memperoleh dampak positif dalam jangka panjang.

“Dengan anak-anak kita memiliki masa depan lebih baik lagi, maka Kutai Kartanegara akan memiliki masa depan yang lebih baik lagi,” tutur dia.

Ia mengungkapkan, pemerintah daerah sebenarnya telah lebih dulu melakukan komunikasi dengan akademisi pengusung gelar pahlawan nasional Sultan Aji Muhammad Idris, yakni Prof. Ima Kusuma.

Dari komunikasi tersebut, Pemkab Kukar telah menerima buku ajar dan dokumen pengusulan pahlawan nasional yang berisi perjalanan hidup serta perjuangan Sultan Aji Muhammad Idris.

“Saya sudah diberikan buku ajar, buku pengusulan pahlawan nasional oleh beliau, dan setelah kita baca lembar per lembarnya, itu sangat menggugah sisi emosional,” kata Aulia.

Meski demikian, dia menyebut bahwa materi sejarah tersebut perlu disesuaikan agar lebih mudah dipahami oleh pelajar, terutama pada tingkat sekolah dasar dan menengah.

“Untuk anak-anak sekolah, saya bilang buku ini harus disajikan lebih ringan lagi sehingga mudah dicerna dan mudah dipahami oleh anak-anak sekolah,” pungkasnya. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *