Bupati Kukar Apresiasi Kinerja Tim Penurunan Stunting

Rapat koordinasi tim penurunan stunting di Pendopo Odah Etam Tenggarong. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
Rapat koordinasi tim penurunan stunting di Pendopo Odah Etam Tenggarong. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat penurunan angka stunting melalui berbagai program lintas sektor.

Bupati Kukar, dr. Aulia Rahman Basri mengapresiasi seluruh tim percepatan penurunan stunting di daerah, mulai dari OPD teknis, tenaga kesehatan, hingga perangkat desa dan kader lapangan. Menurutnya, kinerja kolektif tersebut telah menunjukkan hasil yang nyata.

Read More
banner 300x250

Ia menegaskan, keberhasilan tersebut bukan sekadar aktivitas kerja rutin, melainkan hasil nyata yang terbukti dalam catatan statistik resmi.

Dia mengungkapkan,pada tahun 2024 angka stunting di Kukar berhasil ditekan menjadi 14,2 persen, berada di bawah rata-rata nasional dan provinsi. Tahun 2025 bahkan menunjukkan tren yang lebih menggembirakan.

“Alhamdulillah, angka statistik memperlihatkan terjadi penurunan di angka 12,6 persen,” ungkapnya, Kamis (11/12/2025).

Aulia menyebut bahwa capaian tersebut merupakan bukti bahwa strategi yang diterapkan selama ini berada pada jalur yang tepat.

Ia menyebut bahwa ada dua poin penting yang harus menjadi fokus bersama.

Pertama, evaluasi langkah-langkah yang perlu dioptimalkan, baik dari segi kuantitas maupun kualitas.

Kedua, menentukan program yang perlu dipertahankan atau diganti, berdasarkan relevansi dan efektivitas di lapangan.

“Kita evaluasi mana yang sudah bagus, apakah harus kita eskalasi. Mana-mana yang mungkin harus kita ganti karena sudah tidak relevan lagi,” tegas dia.

Ia menekankan bahwa pembangunan yang ideal adalah pembangunan yang berkelanjutan dan konsisten.

“Inovasi boleh, tetapi baseline-nya tetap pada langkah-langkah yang selama ini telah terbukti berhasil,” tutur Aulia.

Dia menegaskan bahwa Pemkab Kukar tidak akan mengubah arah kebijakan yang sudah terbukti efektif.

Keberhasilan penurunan stunting ini menunjukkan bahwa kerja kolaboratif lintas sektor mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, sekaligus menjadi modal penting bagi Kukar untuk mencapai target nasional prevalensi stunting di tahun-tahun mendatang.

“Kita tidak perlu lagi merubah sesuatu yang sudah sangat baik. Tinggal kita lanjutkan dan perkuat,” pungkasnya. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *