Disperindag Kukar Minta Eksportir Jangan Mengecewakan Konsumen

Kabid Promosi dan Informasi Industri Hamidin (Kiki/Lingkarkaltim)
Kabid Promosi dan Informasi Industri Hamidin (Kiki/Lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) meminta para pelaku ekspor agar menjaga kualitas produk yang dikirim ke pasar internasional.

Pesan ini disampaikan mengingat meningkatnya volume komoditas lokal, yang mulai menembus pasar luar negeri dan menunjukkan potensi besar untuk terus berkembang.

Read More
banner 300x250

Kabid Promosi dan Informasi Industri Disperindag Kukar Hamidin menegaskan bahwa konsistensi mutu menjadi kunci utama dalam mempertahankan kepercayaan konsumen luar negeri.

Ia menyebutkan, pasar ekspor memiliki standar yang jauh lebih ketat, sehingga eksportir dituntut menjaga komitmen sejak proses produksi hingga pengiriman.

“Jangan sampai konsumen kecewa, karena satu kesalahan bisa berdampak pada seluruh pelaku usaha di Kukar,” sebut Hamidin pada Lingkarkaltim, di Tenggarong, belum lama ini.

Menurutnya, beberapa komoditas unggulan Kukar seperti lidi nipah, kedemba, dan produk kerajinan lainnya kini tengah diminati oleh negara tujuan ekspor.

Dengan meningkatnya permintaan, ia mengingatkan agar pelaku usaha tidak tergoda mengurangi kualitas demi mengejar kuantitas.

“Kita bukan hanya menjual barang, tetapi juga membawa nama daerah. Itu yang harus dijaga,” ujarnya.

Disperindag Kukar juga terus memfasilitasi pendampingan bagi para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) agar mampu memenuhi standar internasional. Mulai dari pelatihan pengemasan, sertifikasi, hingga kelayakan produk.

Ia menyebut, dukungan pemerintah harus dibarengi komitmen kuat dari eksportir untuk terus meningkatkan kualitas.

Ia mengungkapkan, beberapa laporan dari mitra luar negeri menunjukkan bahwa konsumen sangat memperhatikan konsistensi mutu produk.

Jika terjadi penurunan kualitas atau keterlambatan pengiriman, hal itu dapat memengaruhi kepercayaan dan menghambat peluang pasar berikutnya.

“Reputasi itu mahal. Sekali hilang, sangat sulit dikembalikan,” tegasnya.

Selain kualitas, ia menekankan pentingnya menjaga kontinuitas produksi. Para eksportir diimbau memastikan ketersediaan bahan baku dan kemampuan produksi agar dapat memenuhi kontrak dengan tepat waktu.

Ia menegaskan bahwa keterlambatan pasokan dapat menimbulkan kerugian tidak hanya bagi mitra luar negeri, tapi juga bagi pelaku usaha sendiri.

Disperindag Kukar berencana memperluas jaringan pemasaran bagi produk-produk lokal agar semakin banyak komoditas yang dapat menembus pasar internasional.

Namun, perluasan pasar tersebut harus diimbangi dengan profesionalitas dalam menjaga standar industri.

“Pasar luar negeri menuntut stabilitas. Kita harus membuktikan bahwa produk Kukar kompetitif,” jelasnya.

Ke depan, pemerintah daerah juga menargetkan adanya kolaborasi yang lebih erat antara pelaku usaha, asosiasi eksportir, dan lembaga pendukung lainnya agar proses ekspor berjalan lebih lancar.

Pihaknya optimistis Kukar dapat menjadi daerah pemasok produk unggulan dengan reputasi baik, jika semua pihak terus menjaga kualitas.

Dengan pesan tegas ini, Disperindag berharap para eksportir Kukar semakin profesional dan mampu menjaga kepercayaan konsumen internasional.

Sebab, keberhasilan dalam pasar global bukan hanya untuk kepentingan individu, tetapi juga membawa dampak positif bagi perekonomian daerah secara keseluruhan. (Adv/kik)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *