KUKAR, LINGKARKALTIM: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan memberikan penghargaan kepada para peserta yang memproduksi film pendek terbaik.
Kepala Bidang Kebudayaan, Puji Utomo menjelaskan bahwa setelah para peserta diberi pembekalan selama dua hari, mereka akan langsung melakukan produksi film.
Para peserta akan diberi waktu selama satu Minggu, dengan durasi film 8 sampai 15 menit bertemakan kebudayaan daerah.
“Hasilnya nanti akan diputar dan dinilai oleh panitia. Dari situ akan dipilih karya terbaik,” ujar dia saat diwawancarai awak media, Selasa (7/10/2025).
Film-film hasil karya peserta akan ditayangkan secara terbuka pada ajang Screening Film Pelajar sebelum tanggal 24 Oktober 2025.
Ia menyebut bahwa acara tersebut menjadi wadah apresiasi bagi para pelajar untuk menampilkan hasil kreativitas mereka di hadapan publik.
Meskipun jumlah peserta masih terbatas karena keterbatasan anggaran, hal tersebut tidak mengurangi semangat dan antusiasme para pelajar yang sangat tinggi.
“Target awal kami sebenarnya ingin melibatkan 20 kecamatan, tapi karena keterbatasan, hanya 13 sekolah yang bisa kami libatkan tahun ini. Semangat mereka luar biasa,” kata Puji.
Dia menjelaskan feedback yang didapat dari kegiatan ini cukup positif. Para siswa kini memiliki pemahaman lebih baik tentang dunia sinema dan proses kreatif di balik pembuatan film dokumenter.
“Anak-anak jadi tahu bagaimana tata cara pembuatan video pendek yang baik, mulai dari ide, konsep, hingga pengambilan gambar dan editing. Itu jadi bekal yang berharga,” sebutnya.
Disdikbud Kukar berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin yang berkelanjutan.
Selain sebagai ajang kreativitas, festival film dokumenter juga menjadi sarana untuk melestarikan budaya daerah melalui karya visual yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
“Melalui film, para pelajar tidak hanya belajar teknologi dan seni, tapi juga memahami nilai budaya mereka sendiri. Ini cara sederhana tapi efektif untuk menanamkan kesadaran kebudayaan di kalangan generasi muda,” tutup dia. (ASR/ADV)










