KUKAR,LINGKARKALTIM: Kabupaten Kutai Kartanegara berhasil menjadi juara umum pada lomba kelompok ternak di tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Penyerahan apresiasi atas keberhasilan itu dilakukan Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji pada
peringatan hari Bulan Bakti Peternakan Dan Kesehatan Hewan (Bulbak PKH) ke 189 tahun 2025 di Halaman Parkir Mall Samarinda Square, Minggu (5/10/2025).
Tiga penghargaan berhasil diraih Kukar yang digelar Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur, yakni juara pertama kategori kelompok peternak sapi pola intensif yang diraih oleh Kelompok Tani Karya Bakti Kecamatan Samboja, juara dua kategori kelompok peternak sapi pola ekstensif diraih oleh Kelompok Tani Karya Makmur Desa Jonggon Kecamatan Loa Kulu dan juara pertama kategori kelompok peternak kambing yang diraih oleh Kelompok Tani Etam Bestari Desa Bukit Raya Kecamatan Tenggarong Seberang.
Para pemenang lomba mendapatkan hadiah uang pembinaan dan juga piagam penghargaan.
Kepala Dinas Pertanian dsn Peternakan Ir. H. Muhammad Taufik tidak bisa menyembunyikan kebanggaannya atas prestasi yang diraih Kukar dalam bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Dalam pernyataannya Taufik menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh jajaran yang terlibat, beliau berharap agar hadiah uang pembinaan yang didapat masing masing kelompok dapat dimanfaatkan para petani dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas ternaknya.
Sementara itu Kepala Bidang Peternakan Dan Keswan Aji Gazali Rahman menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan seleksi dan pembinaan pada kelompok tani yang berpotensi mewakili kabupaten Kukar pada lomba kelompok ternak tingkat Provinsi.
Sebelumnya kelompok tani dipilih berdasarkan manajemen dan administrasi yang tertata. Selain itu, petani yang aktif mengembang biakkan dan memasarkan ternaknya juga menjadi fokus penilaian.
Dan penilaian yang paling utama dan syarat utama sebagai kelompok yang diikutkan lomba adalah administrasi dan manajemen dari kelompok taninya.”Tanpa administrasi sebaik apapun mereka membudidayakan ternaknya kalau tidak ada manajemen dan administrasi kelompoknya maka kita tidak akan bisa memunculkan mereka,”ujar Aji Gazali Rahman.(adv)










