Disdikbud Kukar Gelar Bimtek Sekolah Inklusi SMP Se-Kukar

Foto Bersama Usai Pembukaan
Foto Bersama Usai Pembukaan
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sekolah Inklusi jenjang SMP se-Kukar. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Grand Fatma, Tenggarong selama dua hari, Senin hingga Selasa (29-30/9/2025).

Plt. Kabid Pendidikan SMP Disdikbud Kukar, Emy Rosana Saleh, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dalam sistem pendidikan daerah. Salah satunya melalui peningkatan kapasitas manajemen kelembagaan sekolah inklusi.

Read More
banner 300x250

“Bimtek ini kami fokuskan pada sekolah inklusi, agar guru-guru dapat memahami cara melakukan penilaian serta pendampingan kepada anak-anak berkebutuhan khusus (ABK),” ujarnya dalam sambutan.

Emy menjelaskan, sebelumnya pihaknya telah membagikan instrumen penilaian kepada sekolah untuk mengidentifikasi kebutuhan siswa inklusi. Namun, ia mengakui masih ada sekolah yang belum melaksanakan instrumen tersebut secara optimal.

“Kami berharap anak-anak berkebutuhan khusus juga mendapatkan perhatian yang sama. Mereka pada dasarnya memiliki keahlian-keahlian tertentu yang justru tidak dimiliki oleh anak-anak lain. Guru perlu memahami itu,” terangnya.

Lebih lanjut, Emy menyebut bahwa Disdikbud Kukar juga berencana membentuk Unit Layanan Disabilitas (ULD) untuk memperkuat layanan pendidikan inklusif. Namun, ia menegaskan bahwa pembentukan unit tersebut membutuhkan persyaratan khusus dan akan berkonsultasi dengan pihak-pihak terkait yang berkompeten di bidang pendidikan inklusi.

Ia juga menekankan pentingnya peran guru dalam mendampingi siswa inklusi. Menurutnya, kesabaran dan ketekunan guru dalam menghadapi perbedaan setiap anak adalah bagian dari nilai luhur pendidikan.

“Itulah yang menjadikan seorang guru pahalanya berlipat, karena kesabaran dan keuletan mereka dalam mendidik anak-anak yang berbeda dengan anak normal pada umumnya,” ungkapnya.

Dalam Bimtek ini, hadir pula narasumber dari praktisi pendidikan inklusif, di antaranya Kepala SLB Negeri Samarinda dan pengelola Unit Layanan Disabilitas di Kalimantan Timur. Kehadiran mereka diharapkan memberi wawasan dan arahan yang lebih mendalam kepada para guru peserta Bimtek.

Kegiatan ini akan ditutup dengan arahan langsung dari pejabat Disdikbud Kukar sebagai penegasan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif, ramah, dan berkeadilan untuk seluruh anak di Kukar. (WAN/ADV)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *