Distanak Kukar Gandeng Bulog Serap Gabah Petani

Kepala Distanak Kukar, Muhammad Taufik
Kepala Distanak Kukar, Muhammad Taufik
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) bekerja sama dengan Bulog Cabang Samarinda untuk menyerap gabah hasil panen petani di sejumlah sentra produksi. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kestabilan harga dan membantu pemasaran hasil pertanian.

Kepala Distanak Kukar, Muhammad Taufik, mengatakan kerja sama tersebut melibatkan gabungan kelompok tani dan penggilingan padi setempat. Bulog membeli gabah kering panen seharga Rp6.500 per kilogram, yang kemudian diangkut ke penggilingan dan dikeringkan. “Biaya pengeringan ditanggung, sehingga petani mendapatkan harga yang layak,” jelas Taufik, Kamis (14/8/2025).

Read More
banner 300x250

Program ini sudah berjalan di beberapa kecamatan sentra padi, seperti Marangkayu, Tenggarong Seberang, Muara Kaman, Loa Kulu, dan Anggana. Meski demikian, cakupan penyerapan belum menyeluruh ke seluruh lahan padi di Kukar. “Luas lahan kita sekitar 13 ribu hektare, tapi belum semua terjangkau,” tambahnya.

Menurut Taufik, skema ini tidak hanya membantu petani mendapatkan harga jual yang stabil, tetapi juga memperkuat rantai pasok beras di daerah. Dengan adanya mitra penggilingan, proses pascapanen hingga pemasaran berjalan lebih terstruktur.

Selain penyerapan gabah, Distanak Kukar juga menyediakan fasilitas pascapanen seperti Rice Milling Unit (RMU) dan mesin pengering untuk menjaga kualitas beras. “Alhamdulillah bantuan yang ada sudah banyak dimanfaatkan petani dengan baik,” kata Taufik.

Ia menambahkan, dukungan pemerintah daerah dan pusat melalui bantuan mesin tanam, combine harvester, hingga teknologi drone, turut mempercepat proses produksi. “Yang penting bantuan ini digunakan secara optimal, sehingga kesejahteraan petani bisa meningkat,” ujarnya.

Taufik berharap kerja sama dengan Bulog dapat terus diperluas, sehingga seluruh petani di Kukar bisa merasakan manfaat program tersebut. “Kami ingin semua sentra pertanian terlibat, agar hasil panen tidak lagi bergantung pada harga pasar yang fluktuatif,” pungkas Taufik.(IDN/ADV)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *