KUKAR, LINGKARKALTIM: Program Beasiswa Kukar Idaman kembali mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Pada tahap pertama tahun 2025, tercatat lebih dari 9.000 pendaftar mengikuti seleksi yang dibuka sejak Februari hingga April. Sementara itu, kuota awal yang disiapkan Pemkab Kutai Kartanegara hanya sekitar 1.200 penerima.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setkab Kukar, Dendy Irwan Fahriza, saat ditemui, Rabu (6/8/2025).
“Dari 9.000 pendaftar, hasil verifikasi dan validasi menunjukkan sekitar 3.500 calon penerima dinyatakan lolos. Ini jauh di atas target awal,” jelas Dendy.
Menurutnya, proses verifikasi dan validasi memerlukan waktu cukup panjang, terutama di kampus-kampus besar. Di Unikarta, misalnya, terdapat sekitar 300 mahasiswa yang harus diverifikasi satu per satu, lintas fakultas. Proses ini tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat karena melibatkan koordinasi dengan berbagai perguruan tinggi.
“Di salah satu perguruan tinggi di Kalimantan Timur, jumlahnya bahkan mencapai 500 mahasiswa. Ini tidak bisa selesai dalam sehari. Butuh waktu dan ketelitian,” tambahnya.
Dendy menyebutkan bahwa saat ini proses administrasi sedang menunggu tanda tangan elektronik (TTE) dan penerbitan Surat Keputusan (SK). Ia menargetkan, pengumuman hasil seleksi paling lambat minggu depan, dilanjutkan pencairan beasiswa satu minggu setelah pengumuman secara bertahap.
Meski menghadapi tantangan efisiensi anggaran, Pemkab Kukar tetap menunjukkan komitmennya untuk memperluas akses pendidikan melalui beasiswa ini.
“Kami sedang mengupayakan penyesuaian agar bisa mengakomodir lebih banyak penerima dibandingkan kuota awal. Harap bersabar. Setelah pengumuman, pencairan dilakukan bertahap,” tutup Dendy.
Program Beasiswa Kukar Idaman merupakan salah satu program prioritas dari visi “Kukar Idaman Terbaik” yang bertujuan mendorong peningkatan kualitas SDM Kukar secara menyeluruh, mulai dari jenjang pendidikan tinggi, vokasi, hingga pesantren.(IDN/ADV)










