KUKAR, LINGKARKALTIM : Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyerahkan bantuan exacavator mini kepada kelompok pertanian, di Kelurahan Jahab, Minggu (20/7/2025).
Penyerahan teesebut juga dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar Muhammad Taufik, Camat Tenggarong Sukono dan Lurah Jahab Laoren.
Aulia Rahman Basri mengatakan, bantuan ekscavator ini bagian dari mendukung sektor pertanian dan lanjutan dari program Kukar Idaman menjadi program Kukar Idaman Terbaik.
“Sektor pertanian menjadi program prioritas kita, agar pertanian di Kukar terus meningkat dan para petani bisa sejahtera,” kata Aulia Rahman Basri.
Menurutnya, masih banyak persoalan yang harus diselesaikan khususnya dalam mendukung sektor pertanian baik jalan usaha tani, irigasi dan lainnya.
Dirinya juga berpesan kepada para petani yang telah menerima bantuan, untuk dapat dipergunakan dengan baik guna menunjang proses pertanian. Dan para petani terus semangat untuk memaksimalkan dan meningkatkan produktivitas pertanian, karena ini adalah sektor yang menjanjikan.
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar Muhammad Taufik menjelaskan, hari ini ada beberapa titik untuk memberikan bantuan excavator dan alat pertanian lainnya yaitu, di Kelurahan Jahab dan Desa Margahayu.
Khusus bantuan di Kelurahan Jahab diantaranya 1 unit Ekscavator, pupuk organik grana 10 tonl, ajir tanaman dari ulin 15 ribu batang, handsprayer elektrik 136 unit.
Kemudian bantuan di Desa Margahayu berupa 1 unit ekscavator. Bantuan ini merupakan bentuk kokitmen pemerintah daerah, dalam mendukung sektor pertanian di Kukar.
“Dengan adanya bantuan ini, diharapkan sapat memudahkan proses bertani dalam meningkatkan produktivitas pertanian,” ucap Muhammad Taufik.
Terpisah, Lurah Jahab Laoren menyebutkan, di Kelurahan Jahab ada 6 kelompok pertanian (poktan) dan 1 gabungan kelompok pertanian (Gapoktan), yang menerima bantuan dari pemerintah daerah.
“Terima kasih pemerintah daerah, yang telah memberikan perhatian penuh kepada para petani di Kelurahan Jahab. Setiap tahun petani di Jahab terus diperhatikan,” sebut Laoren. (adv/kik)










