Tingkatkan Pembelajaran Berbasis Teknologi, Disdikbud Kukar Dorong Satuan Pendidikan Menuju SRG

Plt Kabid SMP Disdikbud Kukar, Emy Rosana Saleh (LK)
banner 468x60

 

KUKAR, LINGKARKALTIM : Upaya meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar mendorong satuan pendidikan menuju Sekolah Rujukan Google (SRG).

Ada 16 satuan pendidikan telah menjadi peserta atau Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) diantaranya, SMP Negeri 7 Muara Kaman, SMP Negeri 10 Loa Kulu, SMP Negeri 1 Tenggarong, SMP Negeri 2 Tenggarong.

Kemudian, SMP N 3 Tenggarong, SMP Negeri 2 Sanga Sanga, SMP Negeri 2 Muara Kaman, SMP Negeri 7 Muara Badak, SMP Negeri 4 Tenggarong Seberang, SMP Negeri 6 Loa Kulu, SMP Negeri 5 Loa Janan, SMP Negeri 1 Sebulu, SMP Negeri 3 Kembang Janggut, SDN 005, SMP 6 Tenggarong Seberang, SMP Negeri 2 Tabang.

Kepala Disdikbud Kukar Tauhid Afrilian Noor melalui Plt Kabid SMP Emy Rosana Saleh mengatakan, ada penambahan 3 sekolah terhadap KSRG. Untuk mendaftar menjadi KSRG ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh sekolah, diantaranya sekolah harus paham terhadap pengaplikasian teknologi.

“Dalam pengaplikasian itu, diperlukan penunjang yang harus dimiliki sekolah yaitu chromebook,” kata Emy Rosana Saleh.

Kemudian, guru wajib memiliki sertifikasi Google Workspace for Education (GWE) level 1,menggunakan Google tools atau GWE dalam pembelajaran, sekolah wajib membagikan pengetahuan terkait penggunaan GWE dan Chroombook kepada sekolah lain.

Ia menegaskan, KSRG di Kukar mendapat penilaian langsung dari Google Indonesia yaitu, menjadi KSRG terbanyak di Indonesia.

“KSRG adalah inisiatif khusus yang bertujuan membantu sekolah-sekolah menghadirkan pembelajaran inovatif, dengan memanfaatkan alat digital, seperti Google Classroom, Google Drive, Google Docs, dan aplikasi pendukung lainnya,” tegasnya.

Program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru atau tenaga kependidikan, serta mempersiapkan sekolah mengadopsi metode pembelajaran interaktif yang relevan diera digital.

“Metode pendidikan digital juga dinilai mampu mengubah antusias para pelajar dalam belajar. Semangat belajar yang awalnya mulai turun dengan metode lama, perlahan mulai tumbuh lagi,” pungkasnya. (adv/kik)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *