KUKAR, Lingkarkaltim : Bupati Kukar Edi Damansyah melakukan silahturahmi dan halal bihalal bersama pelaku UMKM, wirausaha muda, ekonomi kreatif, serta organisasi kepemudaan, di Pendopo Odah Etam Kutai Kartanegara, Selasa (8/4/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar Arianto, Kabid Kepemudaan dan Kepramukaan (K3) Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) dan perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Kukar.
Dalam sambutannya, Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah menyampaikan rasa syukur atas kesempatan dapat berkumpul pada malam yang penuh makna ini, sekaligus mengucapkan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh pelaku usaha dan organisasi yang hadir.
Menurutnya, momen ini adalah kesempatan bagi seluruh pihak untuk mempererat hubungan silaturahmi dan turut berkontribusi dalam melakukan pembangunan daerah.
Pada kesempatan ini, ia menegaskan komitmennya terhadap pemberdayaan ekonomi daerah melalui pengembangan sektor UMKM dan ekonomi kreatif. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam mendukung program-program pemberdayaan, yang tercatat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar 2021-2026. Salah satu hasil positif yang disoroti adalah keberhasilan pelaku UMKM yang tumbuh dan naik kelas, berkat kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat.
“Capaian ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat yang tergabung dalam komunitas-komunitas mitra kami. Tanpa dukungan mereka, program-program pemberdayaan ini tidak akan berjalan dengan baik,” Kata Edi Damansyah.
Ia menyebutkan, pentingnya keberlanjutan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat sektor ekonomi di Kutai Kartanegara. Ia mencontohkan beberapa ikon atau tempat di Kota Tenggarong seperti kawasan cagar budaya atau titik nol yang kini menjadi pusat aktivitas ekonomi, dengan omset yang memuaskan, bahkan beberapa pelaku usaha berhasil mencapai omset hingga 100 juta per bulan.
“Kolaborasi yang terjalin antara pemerintah dan komunitas-komunitas ini sudah memberikan hasil yang sangat baik bagi perkembangan UMKM. Kami akan terus berupaya memperbaiki dan mengembangkan lebih banyak lagi peluang ekonomi,” sebutnya.
Bupati Edi meminta kepada para pelaku UMKM yang berjualan di kawasan tgertentu atau yang telah disediakan, untuk dapat menjaga kualitas produk hingga kenyamanan bagi para pengunjung. Sehingga kawasan itu terus berkembang sebagai pusat ekonomi yang produktif.
“Kami berharap para pelaku UMKM dapat menjaga fasilitas yang telah disediakan dengan baik. Dan usaha yang dijalankan harus ditekuni dengan baik serta konsisten, karena pemerintah daerah terus memberikan dukungannya terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” harapnya. (adv/*nzr)










