KUKAR, Lingkarkaltim : Pemerintah Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan Kukar mendorong masyarakat untuk mengembangkan sektor pertanian, khususnya hortikultura.
Kepala Desa Batuah Abdul Rasyid mengatakan, pertanian hortikultura ini bagian dari upaya program ketahanan pangan. Pertanian tersebut tak memerlukan lahan yang luas, cukup menggunakan lahan yang berada di pekarangan rumah.
“Pertanian hortikultura ini tak membutuhkan lahan yang luas, dan proses tanam hingga panen lebih cepat,” kata Abdul Rasyid pada Lingkarkaltim, Senin (10/3/2025).
Tujuan dari pengembangan pertanian hortikultura ialah sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat atau petani maupun ketahanan pangan khususnya di lingkungan keluarga, mengingat lahan peratanian di Desa Batuah ini sangat minim.
“Di Batuah tak ada pertanian padi sawah, rata rata potensi di desa ini ialah sektor pariwisata, perkebunan, hingga pertambangan,” ujarnya.
Di Desa Batuah, ada sekitar 59 kelompok tani tapi yang masih aktif dan konsen hanya ada sebagian saja. Jika kelompok tani itu memaksimalkan sektor pertanian hortikultura, pastinya terwujudnya swasembada pangan. Dalam melakukan pengembangan pertanian hortikultura di Desa Batuah, Pemdes akan menggandeng sejumlah pihak perusahaan untuk turut mendukung program tersebut.
“Pertanian hortikultura ini terdiri dari berbagai macam sayuran, seperti terong, cabai dan lainnya,” ucapnya.
Pada 2025 ini, Pemerintah Desa Batuah telah menganggarkan sebanyak 200 juta untuk pengembangan pertanian hortikultura. Sebelum melakukan pengembangan sektor pertanian, harus dibekali dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Sehingga menghasilkan pertanian yang berkualitas juga.
“Para petani dan masyarakat akan kita bekali dengan pelatihan pelatihan, berkaitan dengan pengembangan pertanian hortikultura,” ujarnya.
Usai diberikan pelatihan, Pemerintah desa Batuah juga memberikan modal usaha kepada masyarakat, untuk melakukan penanaman pertanian hortikultura.
“Kami berharap, dengan upaya itu dapat meningkatkan perekonomian dan mewujudkan masyarakat yang sejahtera,” harapnya. (adv/kik)










