KUKAR, Lingkarkaltim : Capaian realisasi kegiatan di Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kukar pada APBD 2024 ini sekitar 70 persen. Sementara capaian realisasi keuangan sekitar 68,50 persen.
Hal itu disampaikan oleh Kabag Kesra Setkab Kukar Dendy Irwan Fahriza pada Lingkarkaltim, di Tenggarong, Selasa (5/11/2024).
Ia mengatakan, untuk memaksimalkan realisasi kegiatan akan terus dilakukan strategi percepatan. Sehingga penyerapan APBD 2024 bisa terserap dengan baik dan tepat sasaran dirasakan oleh masyarakat Kukar.
“Untuk alokasi anggaran di Kesra pada 2024 ini sekitar 111 miliar rupiah dan ada tambahan pada APBD Perubahan 2024 ini sekitar 17 milliar rupiah,” katanya.
Ia menyebutkan, alaokasi anggaran tersebut diperuntukan sebagai belanja pegawai, hibah, beasiswa dan lainnya. Dalam hal ini, pihaknya optimis dapat menyelesaikan pekerjaan yang telah direncanakan pada 2024 ini.
“Pada APBD Perubahan 2024 ini ada tambahan sebanyak 52 penerima hibah dan 18 peralihan penerima hibah pada APBD murni. Serta sebanyak 2.900 penerima beasiswa,” sebutnya.
Pihaknya mengaku, telah mengalihkan sebagian anggaran perjalanan dinas untuk memaksimal penerima hibah maupun beasiswa. Hal itu sesuai dengan arahan Bupati Kukar dengan anggaran yang ada dapat melampaui target pencapaian program kerja.
Dirinya berharap, dalam merealisasikan kegiatan ini tak alami kendala berat. Terlebih pada proses administrasi seperti validasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD). Kendala tersebut yang sering terjadi dan menghambat proses realisasi kegiatan.
“Jadi kendala itu dirasakan bukan hanya di Kesra saja, tapi di seluruh OPD bahkan Indonesia,” jelasnya.
Kemudian, yang menjadi kendala lainnya ketika penerima manfaat administrasinya kurang bahkan tak bisa dihubungi. Untuk itu, pihaknya meminta kepada penerima manfaat bisa segera melengkapi administrasi yang diperlukan.
“Sehingga dalam penyalurannya nanti bisa tersalurkan dengan baik, tanpa ada hambatan seperti tak bisa disalurkan. Di APBD Murni 2024 ada sebagian yang tak bisa disalurkan, yang disebabkan administrasi kurang lengkap terlebih kontak person yang dapat dihubungi,” ungkapnya. (adv/kik)










