PJJ di SDN 023 Tenggarong Berjalan Lancar

SDN 023 Tenggarong, Maluhu. (Foto: Far/Lingkarkaltim)
SDN 023 Tenggarong, Maluhu. (Foto: Far/Lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: SDN 023 Tenggarong yang terletak di Jalan Long Pahangai Maluhu  telah menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sejak 3 September 2026, sesuai surat edaran Bupati Kukar, Nomor: B-54/SET-II/400.3./09/2026.

Kepala SDN 023 Tenggarong, Rusmin mengatakan, sejauh ini sistem PJJ berjalan dengan baik dan lancar, karena sistem PJJ ini sebelumnya juga pernah dilakukan pada masa Covid-19.

Read More
banner 300x250

”Dalam penerapan PJJ ini, kami belajar dari Covid-19, dan mengambil pengalaman dari situ,” ucap Rusmin, pada Lingkarkaltim di ruang kerjanya, Jumat (04/09/2026).

Sistem pembelajaran ini telah berlangsung sejak hari Kamis (03/09/2026). Dalam pelaksanaan PJJ, SDN 023 Tenggarong memakai aplikasi Whatsaap sebagai perantara pembelajaran.

“Para siswa melakukan PJJ mulai pukul  07.30 berakhir pada 12.15 WITA untuk hari Senin hingga Kamis, tetapi khusus di hari Jumat berakhir pada pukul 11.15 WITA, ujarnya.

Rusmin  memberikan imbauan kepada anak murid yang melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), untuk tidak keluar rumah jika tidak penting dan selalu menggunakan masker jika bepergian, guna menghindari konsekuensi terjangkit ISPA.

”Kami sangat prihatin dengan kabut asap ini, karena seandainya masih tebal kabutnya, kita khawatir dengan anak murid rentan sakit seperti demam, dan saluran pernapasan yang terganggu,” tuturnya.

Rusmin menegaskan keterlibatan aktif orang tua dalam pengawasan selama di rumah.

“Kami turut mengimbau kepada orang tua untuk megawasi anaknya karena percuma, kami mengikuti anjuran untuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), jika anak murid selama PJJ masih sering keluar rumah dan tidak memakai masker. Yang sedang kita jauhi ini asap di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Selama Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), Makanan Bergizi Gratis (MBG), tidak didistribusikan kepada SDN 023 Tenggarong, dan akan didistribusikan kembali jika PJJ telah usai, diperkiraan tanggal 9 September 2026.

Rusmin berharap kabut asap segera mereda, supaya anak-anak bisa kembali melakukan pembelajaran tatap muka di sekolah.

“Kami berharap, secepatnya kabut mereda, agar kami bisa kembali melakukan pembelajaran tatap muka di sekolah, dan anak-anak bisa datang ke sekolah dengan ceria tanpa takut terjangkit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA),” tutupnya.(riz/*far)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *