Kabut Asap di Kota Bangun Ancam Pembelajaran di Sekolah

Kabut Asap di Kota Bangun, Sabtu (29/8/2026) (Rizki/Lingkarkaltim)
Kabut Asap di Kota Bangun, Sabtu (29/8/2026) (Rizki/Lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM : Kabut asap yang menyelimuti Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara, sejak Sabtu (29/8/2026) mengancam proses pembelajaran di sekolah. Hingga saat ini kabut asap tersebut masih terpantau tebal dan membuat jarak pandang kurang jelas.

Camat Kota Bangun Abdul Karim mengatakan, kabut asap tebal dan tak kunjung hilang pastinya membahayakan sistem pernapasan hingga proses pembelajaran di sekolah.

Read More
banner 300x250

“Sehingga ini menjadi perhatian serius bagi kami, terhadap anak-anak yang sekolah,” kata Abdul Karim pada Lingkarkaltim.

Pihaknya masih menunggu terhadap kondisi cuaca di Kota Bangun ini. Jika kabut asap ini tak kunjung hilang, maka akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, terhadap proses pembelajaran anak-anak.

“Tidak menutup kemungkinan kabut asap ini makin tebal dan bisa mengganggu proses pembelajaran atau kesehatan bagi anak-anak,” ujarnya.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk dapat menggunakan masker dalam menghadapi kabut asap ini.

Sementara itu Kepala Dinas Pemadam Kebarakan dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar Fida Hurasani menyebutkan, para petugas selalu siaga terhadap potensi rawan kebakaran. Khusus di Kota Bangun, tidak ditemukan kebakaran lahan, namun kondisi asap saat ini lumayan tebal

“Kita terus siaga terhadap peristiwa kebakaran,” sebut Fida Hurasani.

Menanggapi hal itu, Kepala Disdikbud Kukar H Heriansyah menjelaskan, kabut asap yang ditimbulkan belum terlalu tebal. Sehingga proses pembelajaran masih bisa berjalan dengan baik.

“Kami mengimbau seluruh peserta didik, untuk menggunakan masker. Guna menghindari gangguan pernapasan,” jelas Heriansyah. (riz)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *