SAMARINDA, LINGKARKALTIM: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Samarinda menggelar senam sehat bersama warga binaan pemasyarakatan, di lapangan dalam Lapas, Sabtu (29/8/2026) pagi.
Kegiatan senam sehat itu dilaksanakan sebagai upaya dalam menjaga kesehatan dilingkungan Lapas Narkotika Samarinda.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda, Puang Dirham, mengatakan kegiatan olahraga bersama tidak hanya ditujukan untuk menjaga kebugaran para WBP. Menurutnya, aktivitas tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan kepribadian yang diarahkan pada pembentukan kebiasaan positif selama menjalani masa pidana.
“Senam bersama ini menjadi salah satu kegiatan pembinaan yang kami lakukan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran warga binaan,” kata Puang Dirham.
Ia menilai kondisi fisik yang sehat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung proses pembinaan WBP. Karena itu, kegiatan olahraga secara rutin terus didorong agar warga binaan memiliki pola hidup yang lebih teratur.
“Kami ingin warga binaan tetap mendapatkan hak untuk menjaga kesehatan fisiknya selama berada di dalam lapas,” ujarnya.
Menurut Puang, kegiatan senam juga memberikan ruang bagi petugas dan WBP untuk berinteraksi dalam suasana yang lebih positif. Kebersamaan yang tercipta diharapkan dapat memperkuat komunikasi sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.
“Olahraga bersama ini juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi yang baik antara petugas dan warga binaan,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, para WBP bersama petugas tampak antusias mengikuti setiap gerakan yang dipandu instruktur. Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dengan peserta mengikuti rangkaian senam hingga selesai.
Puang mengatakan kegiatan seperti ini diharapkan tidak berhenti sebagai aktivitas olahraga semata. Lebih jauh, kebiasaan hidup sehat dan disiplin yang dibangun selama berada di lapas dapat terus diterapkan oleh WBP dalam kehidupan sehari-hari.
“Yang kami harapkan tentu bukan hanya sehat selama berada di lapas, tetapi kebiasaan positif ini bisa mereka bawa ketika nantinya kembali ke masyarakat,” jelasnya.
Selain aspek kesehatan, kegiatan bersama tersebut dinilai turut membantu menciptakan suasana pemasyarakatan yang lebih kondusif. Interaksi positif antara petugas dan warga binaan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pelaksanaan pembinaan.
“Ketika hubungan dan komunikasi terjalin dengan baik, suasana di dalam lapas juga akan lebih kondusif,” katanya.
Ia menambahkan, Lapas Narkotika Samarinda akan terus mengembangkan kegiatan pembinaan yang bersifat positif dan memberikan manfaat bagi warga binaan. Program olahraga menjadi salah satu kegiatan yang diharapkan mampu membangun kedisiplinan, kebersamaan, serta optimisme WBP.(lk)










