KUKAR, LINGKARKALTIM : Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kukar mendorong Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara untuk merealisasikan program yang tertuang pada Kukar Idaman Terbaik, termasuk program RT Ku Terbaik.
Ketua DPC Gerindra Kukar Alif Turiadi mengatakan, realisasi program berbasis RT harus dilakukan pengawasan ketat. Agar APBD yang dikeluarkan ini bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Realisasi program RT diperlukan pengawasan ketat, karena nilainya besar dan jumlah RT di Kukar sangat banyak,” kata Alif Turiadi pada Lingkarkaltim, di Tenggarong, Rabu (19/8/2026).
Menurutnya, kapasitas RT juga berbeda-beda sehingga diperlukan pendampingan khusus, agar tidak terjadi penyelewengan anggaran baik disengaja atau ketidakpahaman administrasi.
“Setiap RT memiliki kapasitas, latar belakang berbeda-beda. Sehingga peran pemerintah daerah menyatu persepsi, agar program tersebut berjalan dengan baik,” ucapnya.
Pihaknya juga menyambut baik dan mengapresiasi terhasap program berbasis RT. Adapun tujuan dari program tersebut sangat baik yaitu, mempercepat pembangunan di tingkat bawah.
“Kami berharap dan terus mengawal, mendukung program Kukar Idaman Terbaik, agar berjalan dengan baik,” harapnya.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar Arianto menjelaskan, program berbasis RT ini belum bisa berjalan, karena masih menunggu tahapan seleksi pendekar idaman.
“Untuk Perbub dari program RT tersebut telah rampung dan ditargetkan realisasi program itu pada Oktober 2026 mendatang,” jelas Arianto.
Pihaknya menegaskan, program ini akan diawasi dengan ketat. Sebelumnya program berbasis RT pernah dilaksanakan dan berjalan dengan baik.
“Kami optimis program ini berjalan dengan baik dan bagian dari upaya percepatan pembangunan di lingkungan RT,” tegasnya. (riz)










