RSUD Aji Muhammad Idris Muara Badak Miliki Dua Spesialis Penyakit Dalam dan Anak

Kepala Dinkes Kukar Ismi Muffida, Selasa (18/8/2026) (Rizki/Lingkarkaltim)
Kepala Dinkes Kukar Ismi Muffida, Selasa (18/8/2026) (Rizki/Lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM : Pemenuhan Dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah Aji Muhammad Idris (AMI), Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara menjadi perhatian serius  pemerintah daerah. RSUD AMI saat ini  memiliki 2 Dokter spesialis, yang seharusnya minimal 4 Dokter spesialis.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar Ismi Muffidah menjelaskan, Dokter spesialis yang dibutuhkan di Rumah Sakit ialah, penyakit dalam, anak, bedah dan kandungan.

Read More
banner 300x250

“Saat ini Dokter spesialis hanya ada spesialis penyakit dalam dan anak,” kata Ismi Muffidah pada Lingkarkaltim, di Tenggarong, Selasa (18/8/2026).

Ia menegaskan, Dokter spesialis itu merupakan Dokter yang ditugaskan oleh pemerintah Provinsi Kaltim, untuk diperbantukan menangani kesehatan di RSUD AMI.

Untuk itu, hal tersebut masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk melengkapi Dokter spesialis. Saat ini RSUD tersebut belum bisa merekrut Dokter spesialis, karena belum memiliki Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan terkendala regulasi penugasan khusus dari pemerintah daerah.

“Nanti RSUD itu juga akan ada Dokter spesialis Obgyn yang mendaftar di RSUD tersebut. Kita masih menunggu regulasi baru bisa direkrut,” tegasnya.

Sementara itu Direktur RSUD AMI Achmad Fauzan membenarkan saat ini sudah ada 2 Dokter spesialis yang ditempatkan di AMI dari penugasan pemerintah Provinsi Kaltim.

“Rumah sakit ini idealnya membutuhkan 4 Dokter spesialis yaitu Dokter Bedah dan Obygn. Tapi saat ini baru ada 2 Dokter spesialis yaitu penyakit dalam dan anak,” jelas Achmad Fauzan.

Selain membutuhkan 4 Dokter Spesialis, Pihaknya juga membutuhkan Dokter penunjang diantaranya Dokter Radiologi, Anastesi dan Laboratorium Klinik.

“Kami segera melakukan pemenuhan kebutuhan Dokter spesialis dan penunjangnya. Tapi menunggu regulasi penugasan dari pemerintah daerah,” ungkapnya.

Ia mengaku, saat ini pelayanan di RSUD AMI meliput Instalasi Gawat Darurat (IGD), Apotek dan Laboratorium serta menyusul poli anak dan bedah.(riz)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *