KUKAR, LINGKARKALTIM: Desa Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara masih minim Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU).
Hal itu disampaikan oleh Kepala Desa Embalut, Yahya pada Lingkarkaltim, di Tenggarong, Jum’at (3/7/2026).
Ia mengatakan, Embalut memiliki jalan poros sekitar 3 kilometer. Namun jalan tersebut sangat minim penerangan, sehingga dinilai sangat membahayakan bagi pengguna jalan.
“Di Jalan poros ini baru ada sekitar 25 titik atau unit. Sehingga masih banyak jalan yang membutuhkan penerangan,” katanya.
LPJU yang dibutuhkan untuk jalan poros ini sekitar 60 unit atau setiap 50 meter ada 1 unit LPJU.
Terkait hal tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah baik Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar hingga melalui aspirasi DPRD Kaltim.
“Tapi hingga saat ini belum ada penambahan LPJU, karena keterbatasan anggaran daerah,” ujarnya.
Menurutnya, LPJU ini sangat penting bagi pengguna jalan. Pasalnya, dengan adanya LPJU dapat meminimalisir angka kecelakaan atau kriminalitas.
“Pada pekan lalu, telah terjadi upaya pembegalan di jalan poros tersebut. Karena kondisi jalan yang sepi dan minim penerangan,” ucapnya.
Dirinta berharap, pemasangan LPJU di Embakut bisa segera di lakukan, karena untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.
“LPJU yang ada ini menggunakan tenaga surya, jika kondisinya tidak ada panas maka LPJU juga akan redup,” ungkapnya.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar Junaidi menjelaskan, jika LPJU ini dibutuhkan, maka pemerintah daerah akan menindaklanjuti.
“Nanti dilakukan pengecekan terlebih dahulu, terhadap aspirasi warga terkait penambahan rambu-rambu lalu lintas dan LPJU, jika itu dibutuhkan maka dimasukan ke perencanaan,” jelas Junaidi. (Kik)










