Polres Kukar Perkuat Pengamanan dan Pelayanan Nataru

Operasi Lilin 2025. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
Operasi Lilin 2025. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Polres Kutai Kartanegara (Kukar) terus mematangkan kesiapan pengamanan dan pelayanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 melalui pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat “Lilin 2025”.

Kapolres Kukar, AKBP Khairul Basyar menegaskan bahwa Polri bersama seluruh pemangku kepentingan telah melakukan pemetaan menyeluruh terhadap berbagai potensi permasalahan yang dapat muncul selama momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Read More
banner 300x250

Pemetaan tersebut mencakup aspek keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), hingga potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Dalam rangka pelayanan Nataru tahun ini, Polri bersama stakeholder telah memetakan berbagai potensi permasalahan, baik di bidang Kamseltibcarlantas maupun bidang lain yang berpotensi mengganggu Kamtibmas dan kelancaran perayaan Nataru,” ucap dia, Jumat (19/12/2025).

Pada aspek lalu lintas, Polri bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan Laut Kementerian Perhubungan, serta Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, telah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB).

SKB tersebut mengatur pembatasan operasional angkutan barang, penerapan rekayasa lalu lintas, hingga pengendalian arus lalu lintas penyeberangan laut.

Ia menegaskan bahwa ketentuan dalam SKB tersebut harus dipedomani dan dilaksanakan secara konsisten di lapangan.

Khusus di titik-titik rawan kepadatan, baik di jalur arteri maupun akses utama, pengaturan dan rekayasa lalu lintas harus dilakukan secara tepat dengan mempertimbangkan kondisi riil di lapangan.

“Untuk mendukung upaya tersebut, pemanfaatan teknologi seperti traffic counting dan sistem pemantauan lalu lintas harus dioptimalkan agar pengendalian arus lalu lintas berjalan efektif,” jelas Khairul.

Selain itu, pengelolaan arus penumpang pada moda transportasi umum juga menjadi perhatian utama.

Pengelolaan secara terpadu bersama stakeholder terkait terus ditingkatkan, antara lain dengan mendorong pembelian tiket secara daring (online) serta memastikan kelancaran arus keluar-masuk penumpang di terminal, stasiun, pelabuhan, dan bandara.

Tidak hanya di sektor transportasi, pengaturan lalu lintas di kawasan wisata dan akses menuju objek wisata juga dioptimalkan guna mencegah terjadinya kepadatan.

Ketersediaan fasilitas parkir yang memadai, pengaturan jalur keluar-masuk kendaraan, serta penataan lokasi pedagang dinilai menjadi faktor penting untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan masyarakat selama masa liburan.

Dari sisi Kamtibmas, dia menekankan pentingnya pengamanan maksimal untuk menjamin pelaksanaan ibadah Natal berlangsung aman dan khidmat.

Setiap lokasi ibadah dipastikan telah melalui proses sterilisasi, serta melibatkan organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan dalam kegiatan pelayanan sebagai wujud nyata toleransi antarumat beragama.

“Ancaman terorisme juga menjadi tantangan serius. Oleh karena itu, kedepankan deteksi dini dan preventive strike untuk mencegah pelaku teror melancarkan aksinya, serta lakukan penjagaan ketat di pusat keramaian dan tempat ibadah,” tegasnya.

Selain ancaman teror, potensi kejahatan konvensional juga menjadi fokus pengamanan.

Polres Kukar akan melakukan pemetaan dan patroli rutin, termasuk melibatkan Pam Swakarsa, terutama pada jam dan lokasi rawan.

Untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang bepergian dalam waktu lama, Polri juga memfasilitasi penitipan kendaraan di kantor-kantor kepolisian.

Mengantisipasi potensi bencana alam, kesiapsiagaan menyeluruh juga disiapkan melalui pembentukan tim tanggap bencana serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung.

Antisipasi difokuskan pada potensi longsor dan banjir, khususnya di ruas jalan utama, jalur alternatif, dan akses menuju objek vital.

Pada jalur-jalur rawan tersebut, posko terpadu disiagakan dan dilengkapi perlengkapan SAR untuk mendukung respons cepat dan penanganan darurat.

Di sisi lain, monitoring terhadap ketahanan dan ketersediaan pangan serta BBM juga terus dilakukan.

Khairul memastikan stabilitas harga, distribusi, dan ketersediaan kebutuhan pokok selama Nataru tetap terjaga.

Dukungan respons cepat terhadap berbagai situasi di lapangan pun menjadi bagian penting dalam pelayanan.

“Layanan darurat Kepolisian 110 diharapkan menjadi sarana utama bagi masyarakat untuk melaporkan kejadian maupun meminta bantuan, sehingga dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tuntas,” tutup dia. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *