Program Kukar Siap Kerja untuk Pengentasan Kemiskinan

Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Strategi pengentasan kemiskinan melalui kombinasi program bantuan sosial dan pemberdayaan masyarakat dengan salah satu program unggulan yang kini didorong adalah Kukar Siap Kerja.

Program itu difokuskan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat usia produktif.

Read More
banner 300x250

Bupati Kukar, dr. Aulia Rahman Basri mengatakan bahwa pengentasan kemiskinan pada dasarnya bertumpu pada dua pendekatan utama, yakni bantuan sosial langsung dan pemberdayaan masyarakat agar mampu mandiri secara ekonomi.

“Kalau pengentasan kemiskinan itu kakinya cuma dua, empowerment atau charity,” ucap dia, Rabu (13/5/2026).

Ia menjelaskan, untuk kelompok masyarakat lanjut usia dan warga yang sudah tidak memungkinkan bekerja, pemerintah memilih pendekatan bantuan langsung atau charity sebagai bentuk perlindungan sosial.

Dia menyebut, kelompok itu lebih membutuhkan dukungan pemenuhan kebutuhan dasar dibanding program pemberdayaan kerja.

“Kalau ini kan charity. Orang-orang tua kita lihat tadi di dalam itu, mereka kita mau berdayakan, mau bekerja apa lagi. Jadi tugas kita adalah kita memberikan charity aja, bantuan langsung,” kata Aulia.

Sementara itu, sambung dia, bagi masyarakat usia produktif yang masih memiliki kemampuan bekerja dan berusaha, Pemkab Kukar mengarahkan intervensi melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi.

Program tersebut di antaranya Kukar Siap Kerja serta Klinik Wirausaha Mandiri yang bertujuan membuka peluang kerja sekaligus menciptakan pelaku usaha baru.

“Kita berdayakan melalui program-program ini,” tuturnya.

Tak hanya masyarakat umum, program tersebut juga dibuka untuk penyandang disabilitas agar memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses pelatihan dan pengembangan keterampilan kerja.

Aulia mengatakan, pemerintah daerah ingin memastikan kelompok disabilitas tetap memiliki ruang untuk berkembang dan mandiri secara ekonomi.

“Program Kukar Siap Kerja itu luas,” sebut dia.

Pada tahun pertama kepemimpinannya, ia ingin fokus utama pemerintah daerah adalah memperkuat struktur data sosial masyarakat agar seluruh program pengentasan kemiskinan berjalan tepat sasaran.

Dia menilai, validitas data menjadi kunci penting dalam menentukan jenis intervensi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Jangan sampai ada data yang terlewat,” ujar Aulia.

Oleh karena itu, Pemkab Kukar akan mengoptimalkan program RT-Ku Terbaik sebagai basis pengumpulan data sosial masyarakat hingga tingkat paling bawah.

Melalui data yang presisi dari tingkat RT, dia berharap dengan itu dapat menyusun program intervensi yang lebih spesifik dan efektif sesuai kondisi warga di masing-masing wilayah.

“Karena struktur pemerintahan terkecil itu kan di RT. Merekalah yang nanti akan mendata di masing-masing wilayah,” pungkasnya. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *