KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali mencatatkan prestasi penting dalam penanganan inflasi.
Kabupaten Kukar berhasil meraih predikat Terbaik I Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TIPD) untuk ketiga kalinya.
Sekda Kukar Sunggono mengungkapkan rasa syukur atas prestasi yang kembali diraih oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kukar.
Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan semata hasil kerja teknis, melainkan buah dari konsistensi, koordinasi lintas sektor, serta sensitivitas terhadap dinamika ekonomi di daerah.
“Alhamdulillah, berkat bekerja bersama dengan teman-teman di Tim Pengendalian Inflasi Daerah, Kukar untuk ketiga kalinya menjadi juara satu terbaik dalam pengelolaan pengendalian inflasi,” ujar dia pada Jumat (12/12/2025).
Penghargaan tersebut sekaligus meneguhkan Kukar sebagai salah satu daerah yang paling stabil dalam menjaga harga, distribusi bahan pokok, dan respons terhadap gejolak pasar
Di balik prestasi tersebut, ada kejutan yang lebih membanggakan. Kukar juga menorehkan capaian baru melalui penghargaan perorangan kepada dua tokoh kunci yang dinilai memberikan kontribusi luar biasa dalam penanganan stunting, yakni Sekda Kukar Sunggono dan mantan Bupati Kukar, Edi Damansyah.
“Sebenarnya yang surprise itu hari ini. Saya bersama Pak Edi Damansyah mendapat penghargaan perorangan atas dedikasi kami dalam pengendalian stunting,” ungkap Sunggono.
Penghargaan itu menunjukkan pengakuan terhadap efektivitas strategi Kukar dalam menekan angka stunting secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Di bawah koordinasi Sunggono, Kukar dikenal berhasil meramu pendekatan lintas sektor yang konsisten, terukur, dan inovatif.
Dia memastikan penghargaan tersebut tidak membuat Pemkab Kukar terlena. Ia menegaskan bahwa seluruh capaian harus dibarengi evaluasi dan penguatan strategi agar upaya pengendalian stunting dan inflasi tetap berada pada jalur yang benar.
“Kami langsung rapat dengan Bapak Bupati untuk memastikan bahwa langkah-langkah yang selama ini kita lakukan sudah on the track dan sesuai dengan apa yang ditetapkan pemerintah pusat,” tegasnya.
Dengan dua capaian penting sekaligus stabilitas inflasi dan pengakuan pada penanganan stunting, Kukar semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah dengan tata kelola pembangunan terbaik.
Prestasi ini juga menjadi fondasi penting dalam mendukung berbagai program prioritas daerah, termasuk percepatan gizi, pemenuhan layanan dasar, serta penguatan ekonomi rakyat.
Sunggono menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah harus terus menjaga ritme kerja yang telah terbukti efektif.
“Penghargaan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa tugas kita belum selesai. Yang terpenting adalah konsistensi dan komitmen,” tutup dia. (ASR)










