Pemkab Kukar Tegaskan Seluruh Program Dedikasi Terbiayai dalam APBD 2026

Pengesahan APBD 2026. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
Pengesahan APBD 2026. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan seluruh program strategis daerah tetap mendapat ruang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.

Sekda Kukar, Sunggono mengungkapkan bahwa DPRD dan Pemkab menyepakati APBD senilai Rp7,1 triliun, sebagai angka realistis berdasarkan kapasitas fiskal daerah dan kebutuhan pembangunan di tahun mendatang.

Read More
banner 300x250

“Alhamdulillah, malam ini kita sudah menyepakati anggaran 2026 dengan nilai sekitar Rp7,1 triliun,” kata dia usai pengesahan APBD dalam Rapat Paripurna ke-29 Masa Sidang I DPRD Kukar, Jum’at (28/11/2025) malam.

Ia menyebut, sejumlah catatan fraksi yang menekankan pentingnya peningkatan PAD. Dia memastikan berbagai kegiatan penguatan pendapatan telah termuat di dalam rancangan anggaran, termasuk program yang mendukung kebijakan nasional.

“Kegiatan yang disarankan fraksi, terutama terkait penguatan PAD dan dukungan program pemerintah pusat, sudah kita akomodasi dalam penyusunan anggaran,” ujar Sunggono.

Salah satu penegasan penting dari Pemkab Kukar adalah bahwa 17 program dedikasi Kukar Idaman Terbaik yang menjadi payung kebijakan pembangunan daerah, seluruhnya mendapat alokasi pembiayaan.

Dia mengatakan, program pelayanan publik seperti Guru Ngajiku Terbaik, Beasiswa, hingga layanan dasar masyarakat tetap berlanjut.

Ia menerangkan, penyesuaian yang dilakukan tidak mengurangi komitmen pemerintah dalam menjalankan program-program tersebut.

“Semua program dedikasi itu tetap terbiayai. Contohnya Guru Ngajiku dan beasiswa, tetap kita akomodir sesuai kemampuan keuangan daerah,” jelasnya.

Meski anggaran disusun secara terukur, Pemkab Kukar menekankan bahwa pelaksanaan program prioritas tetap diarahkan pada pencapaian target Renstra OPD dan RPJMD.

Pemerintah daerah tidak hanya mengejar besarnya anggaran, tetapi memastikan pelaksanaan kegiatan sesuai indikator kinerja yang telah ditetapkan.

“Kalau bicara optimal, kita realistis saja. Yang penting target kinerja di Renstra dan RPJMD bisa kita penuhi dulu,” pungkas dia. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *