Potensi Pertanian Hortikultura di Kelurahan Loa Tebu Terus Dikembangkan

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar, Muhammad Taufik
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar, Muhammad Taufik
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Kelurahan Loa Tebu, Kecamatan Tenggarong, menjadi salah satu wilayah di Kutai Kartanegara yang memiliki potensi besar dalam pengembangan pertanian hortikultura.

Untuk itu, Pemerintah kelurahan Loa Tebu bersama Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar kini tengah mendorong pengembangan potensi tersebut agar menjadi sektor unggulan masyarakat.

Read More
banner 300x250

Lurah Loa Tebu Rahimudin mengatakan, sebagian masyarakat di wilayahnya sudah lama bergelut dalam kegiatan pertanian, terutama tanaman sayur dan buah musiman.

“Kami terus memberikan motivasi dan dukungan kepada petani agar bisa mengoptimalkan hasilnya. Banyak lahan tidur yang sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk pertanian hortikultura,” kata Rahimudin pada Lingkarkaltim, Kamis (30/10/2025).

Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat mulai menyadari bahwa hortikultura bisa menjadi sumber pendapatan yang stabil.

Apalagi, permintaan pasar terhadap sayur dan buah segar di wilayah Tenggarong dan sekitarnya terus meningkat.

“Pasarnya jelas, apalagi untuk komoditas seperti cabai, tomat, dan kangkung yang selalu dibutuhkan setiap hari,” tambah Rahimuddin.

Selain itu, pemerintah kelurahan juga berencana membentuk kelompok tani baru agar pembinaan dan distribusi bantuan bisa lebih terarah.

Langkah ini juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal.

“Kami berkoordinasi dengan Dinas Pertanian agar para petani mendapat pendampingan teknis, seperti penggunaan pupuk organik dan pengendalian hama yang ramah lingkungan,” jelasnya.

Dengan potensi lahan yang melimpah dan dukungan pemerintah, Rahimudin optimistis pertanian hortikultura di Loa Tebu bisa menjadi contoh bagi kelurahan lain di Tenggarong.

“Kalau dikelola serius, ini bisa menjadi sektor unggulan dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar Muhammad Taufik menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai, Loa Tebu memiliki karakteristik lahan yang cocok untuk pengembangan tanaman hortikultura.

“Kandungan tanahnya subur, masyarakat mampu melihat peluang, untuk pengembangan pertanian hortikultura. Ini keunggulan yang harus dimanfaatkan,” sebut Muhammad Taufik.

Ia menambahkan, akan memberikan dukungan berupa pelatihan, bibit unggul, serta sarana produksi pertanian untuk kelompok tani di Loa Tebu.

Program ini sejalan dengan upaya Pemkab Kukar, dalam meningkatkan produksi pertanian berkelanjutan dan memperkuat ekonomi masyarakat pedesaan.

“Kami ingin petani hortikultura tidak hanya menanam, tetapi juga mampu mengelola hasil panennya hingga bernilai tambah,” ungkapnya.

Selain itu, Dinas Pertanian juga tengah menyiapkan program pemberdayaan perempuan melalui kegiatan pertanian rumah tangga. Melalui program ini, ibu rumah tangga di Loa Tebu diharapkan bisa menanam sayuran di pekarangan rumah sebagai bagian dari gerakan ketahanan pangan keluarga. (KIK/ADV)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *