Distanak Kukar Salurkan 200 Ekor Babi ke Empat Kelompok Tani, Pastikan Hewan Sehat dan Bebas Penyakit

Salah Satu Penerima Bantuan Ternak Babi dari Distanak Kukar
Salah Satu Penerima Bantuan Ternak Babi dari Distanak Kukar
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menyalurkan bantuan ternak babi kepada empat kelompok tani di beberapa wilayah. Total sebanyak 200 ekor babi diserahkan sebagai bagian dari program pengembangan peternakan berbasis kelompok tani.

Staf Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distanak Kukar, Nelva Aflinda, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas peternak lokal.

Read More
banner 300x250

“Bantuan diberikan kepada empat kelompok, masing-masing menerima 50 ekor. Di antaranya Kelompok Sido Rukun di Kerta Kelimutu Harapan, Anugerah Putak Pula Duri Ilir, serta dua kelompok di Kecamatan Tenggarong Seberang, yaitu Desa Kertabuana dan Bangun Rejo,” ungkapnya, Selasa (4/11/2025).

Menurut Nelva, seluruh babi yang diserahkan berasal dari peternak lokal di wilayah Kukar, seperti Samboja, Kota Bangun, dan Pula Duri. Hal ini dilakukan untuk mencegah risiko penularan penyakit dari luar daerah, mengingat babi merupakan hewan yang rentan terhadap virus.

“Jenis babi yang diberikan terdiri dari Durok dan Landres, hasil persilangan dengan babi lokal. Kami memang mengutamakan bibit dari peternak Kukar agar lebih mudah beradaptasi dan minim risiko penyakit,” jelasnya.

Ia menambahkan, setiap bantuan ternak dilengkapi dengan garansi selama lima hari. Jika dalam masa tersebut ada babi yang mati, kelompok penerima berhak mendapatkan penggantian.

“Kami pastikan semua babi dalam kondisi sehat saat diserahkan,” tegas Nelva.

Dalam upaya pencegahan penyakit, Distanak Kukar juga terus melakukan pemantauan terhadap kemungkinan munculnya African Swine Fever (ASF) atau demam babi Afrika, serta penyakit menular lainnya yang sering menyerang unggas dan babi.

“ASF ini termasuk penyakit viral yang sangat menular dan bisa menyebabkan kematian massal. Karena itu, kami hanya mengambil bibit dari peternak yang telah kami verifikasi kesehatannya,” terangnya.

Bantuan ini, lanjut Nelva, disalurkan berdasarkan proposal yang diajukan oleh kelompok tani yang memenuhi syarat administrasi dan teknis. Distanak Kukar berharap program ini dapat memperkuat ekonomi masyarakat desa serta mendorong kemandirian peternak babi di daerah tersebut.

“Harapan kami, dengan adanya bantuan ini, kelompok tani bisa mengembangkan usahanya secara berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan bersama,” tutup Nelva. (WAN/ADV)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *