Dinkes Kukar Kembangkan 2 Puskesmas dan 8 Puskesmas Pembantu pada 2025

Puskesmas pembantu
Puskesmas di Marangkayu
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan melakukan pengembangan terhadap 2 Puskesmas dan 8 Puskesmas Pembantu (Pusban) pada tahun 2025. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas serta pemerataan layanan kesehatan bagi masyarakat di berbagai wilayah.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Kukar, Supriyadi, menjelaskan bahwa proyek pengembangan ini menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) dan tidak terdampak oleh kebijakan efisiensi anggaran.

Read More
banner 300x250

“Untuk pembangunan puskesmas sudah selesai, sementara untuk puskesmas pembantu progresnya rata-rata mencapai 50–60 persen. Alhamdulillah, sejauh ini tidak ada kendala yang berarti dan proses berjalan lancar,” ujar Supriyadi saat dikonfirmasi pada Jumat (26/9/2025).

Lokasi Pengembangan

Dua puskesmas yang dikembangkan adalah:

  • Puskesmas Muara Wis (lanjutan pembangunan dari tahun sebelumnya)

  • Puskesmas Marangkayu (pembangunan baru)

Sementara delapan Puskesmas Pembantu yang akan dibangun atau direhabilitasi adalah:

  1. Pusban Bangun Rejo, Tenggarong Seberang

  2. Pusban Pendingin, Sanga-Sanga

  3. Pusban Buluq Sen, Tabang

  4. Pusban Muara Teboq, Tabang

  5. Pusban Rantau Hempang, Muara Kaman

  6. Pusban Lamin Telihan, Kenohan

  7. Pusban Purwajaya, Loa Janan (lanjutan)

  8. Pusban Tanah Datar, Muara Badak

Supriyadi menargetkan seluruh pembangunan dan rehabilitasi selesai paling lambat pada 10 Desember 2025.

“Prosesnya bertahap, tidak bisa langsung serentak di semua lokasi. Misalnya, minggu ini mulai di satu tempat, minggu berikutnya baru menyusul di tempat lain,” jelasnya.

Pengembangan mulai dari pembangunan ruang manajemen, ruang rawat inap, hingga pembangunan baru. Beberapa Pusban dibangun dari nol karena sebelumnya belum ada fasilitas layanan kesehatan di desa tersebut. Sementara itu, sebagian lainnya merupakan Pusban lama yang kondisinya sudah tidak layak dan tidak memungkinkan untuk direhabilitasi.

“Pembangunan ini penting karena masih banyak desa atau kelurahan yang belum memiliki Pusban atau akses ke puskesmas induk terlalu jauh. Ini bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kesehatan ke masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa dari 32 puskesmas yang ada di Kukar, sebagian besar bangunannya sudah memenuhi standar. Fokus ke depan akan lebih diarahkan pada pembangunan Pusban di desa-desa yang belum memiliki fasilitas layanan kesehatan dasar.

“Fasilitas kesehatan adalah standar input penting dalam pembangunan kesehatan, khususnya untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan yang berkualitas,” tambahnya.(ADV)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *