Pembangunan SMPN 6 Tenggarong Diiringi Penanaman Pohon untuk Cegah Longsor

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Ruang Administrasi dan Lab IPA SMPN 6 Tenggarong
Peletakan Batu Pertama Pembangunan Ruang Administrasi dan Lab IPA SMPN 6 Tenggarong
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Peletakan batu pertama pembangunan laboratorium, ruang administrasi guru, dan ruang kepala sekolah di SMP Negeri 6 Tenggarong pada Sabtu (27/9/2025) tak hanya menjadi momentum peningkatan infrastruktur pendidikan.

Kegiatan ini juga dirangkai dengan penanaman pohon secara simbolis di lingkungan sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan dan keamanan bangunan.

Read More
banner 300x250

Plt. Kabid Pendidikan SMP Disdikbud Kukar, Emy Rosana Saleh, menjelaskan bahwa penanaman pohon di sekitar sekolah bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis untuk memperkuat kontur tanah yang dinilai rawan longsor. Dengan adanya vegetasi pelindung, keberadaan gedung baru nantinya diharapkan lebih aman sekaligus ramah lingkungan.

“Pembangunan fisik harus disertai perhatian terhadap kondisi lingkungan. Penanaman pohon ini diharapkan bisa menjaga stabilitas tanah sehingga gedung baru lebih berkelanjutan,” terang Emy, Rabu (1/10/2025).

Ia menambahkan, pembangunan fasilitas baru tersebut merupakan bagian dari program revitalisasi pendidikan yang difasilitasi anggota DPR RI, Hetifah Sjaifudian. Dukungan pusat ini menjadi bukti nyata bahwa peningkatan sarana pendidikan harus disinergikan dengan aspek lingkungan agar manfaatnya bisa dirasakan lebih lama.

Menurut Emy, perhatian pada kelestarian lingkungan sekolah juga bisa menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Kukar.

“Kami ingin sekolah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menaruh perhatian pada keberlanjutan. Pohon yang ditanam hari ini bisa menjadi pelindung alami bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Selain pembangunan ruang baru, SMPN 6 Tenggarong sebelumnya juga telah mendapat bantuan berupa buku perpustakaan dan peralatan hidroponik. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan sekolah tidak hanya menyangkut infrastruktur, tetapi juga sarana penunjang pendidikan berbasis lingkungan.

Emy berharap ke depan setiap pembangunan sekolah di Kukar dapat mengintegrasikan aspek keberlanjutan lingkungan.

“Dengan demikian, sekolah tidak hanya berdiri megah, tapi juga aman, sehat, dan memberi manfaat jangka panjang bagi peserta didik,” pungkasnya. (WAN/ADV)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *