Disdikbud Kukar Sosialisasikan BOSKap SMP, Fokus pada Pengadaan Seragam Sekolah

Sosialisasi BOSkap Jenjang SMP se-Kukar
Sosialisasi BOSkap Jenjang SMP se-Kukar
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar sosialisasi terkait Bantuan Operasional Siswa (BOSKap) jenjang SMP di Gedung Serbaguna Disdikbud Kukar, Selasa (30/9/2025). Kegiatan ini diikuti ratusan kepala sekolah, bendahara BOS, dan komite sekolah dari seluruh SMP negeri maupun swasta di Kukar.

Plt Kepala Bidang SMP Disdikbud Kukar, Emy Rosana Saleh, menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pihak sekolah terkait mekanisme penggunaan dana BOSKap, mulai dari proses perencanaan, penatausahaan, hingga pelaporan pertanggungjawaban.

Read More
banner 300x250

“SK yang diterbitkan adalah penetapan alokasi besaran yang diterima peserta didik, baik dari BOSKap reguler maupun BOSKap perlengkapan sekolah. Hal ini penting dijelaskan supaya sekolah dan komite memahami bagaimana pengelolaan hingga pelaporannya,” jelasnya.

Menurut Emy, BOSKap perlengkapan sekolah difokuskan pada pengadaan seragam siswa baru. Seragam yang diberikan lengkap, mulai dari seragam nasional putih biru, batik sekolah, seragam olahraga, hingga seragam pramuka. Selain itu, juga diupayakan perlengkapan tambahan seperti tas, alat tulis, dan sepatu.

Namun, Emy menegaskan bahwa alokasi dana belum sepenuhnya mencukupi untuk semua kebutuhan.

“Khusus untuk sepatu memang belum bisa terpenuhi secara menyeluruh, sehingga fokus utama kita ada pada seragam lengkap siswa,” terangnya.

Ia menyebut, jumlah SMP di Kukar terdiri dari 109 SMP negeri dan 52 SMP swasta. Untuk SMP negeri, pencairan dana BOSKap telah dilakukan sejak Jumat lalu dan sudah disalurkan ke sekolah-sekolah. Sedangkan untuk sekolah swasta, pencairan masih menunggu penetapan RKA perubahan.

“Kalau sekolah swasta harus menunggu RKA perubahan. Mekanisme penyaluran juga sudah kami jelaskan, baik jika ada orang tua maupun koperasi yang lebih dulu mendahulukan pembelian perlengkapan siswa,” imbuhnya.

Dalam sosialisasi ini, Disdikbud Kukar membagi peserta menjadi dua gelombang dengan total sekitar 530 orang. Peserta terdiri dari kepala sekolah, bendahara BOS, dan komite sekolah. Gelombang pertama digelar pada pagi hari, sementara gelombang kedua dilaksanakan siang hari.

Adapun total anggaran yang dialokasikan khusus untuk BOSKap perlengkapan SMP negeri mencapai Rp16,22 miliar, dengan perhitungan sekitar Rp1,8 juta per peserta didik. Dana tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan prioritas yang sudah ditetapkan dalam SK Bupati Kukar.

“Standar harga sudah kami sediakan sehingga sekolah tinggal menyesuaikan dengan prioritas kebutuhan. Harapannya, pengelolaan dana BOSKap bisa sesuai aturan dan tidak menimbulkan penyalahgunaan,” pungkas Emy. (WAN/ADV)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *