Jalan Amblas di Jembayan Ancam Distribusi Sembako ke Wilayah Hulu Kukar

Kondisi Jalan Jembayan Yang Rusak (Dok. Istimewa)
Kondisi Jalan Jembayan Yang Rusak (Dok. Istimewa)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Kerusakan jalan nasional di Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), dikhawatirkan berdampak terhadap kelancaran distribusi kebutuhan pokok ke wilayah hulu.

Pasalnya, ruas jalan yang mengalami amblas dan retakan tersebut merupakan salah satu akses utama angkutan barang dan jasa menuju sejumlah wilayah di Kukar.

Read More
banner 300x250

Kepala Desa Jembayan, Erwin, mengatakan pemerintah desa telah dua kali melayangkan surat kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) agar kerusakan tersebut segera ditangani.

Ia menilai perbaikan perlu segera dilakukan sebelum kondisi jalan semakin parah dan mengakibatkan akses transportasi terganggu.

“Ini akses utama untuk aktivitas warga, termasuk angkutan barang dan jasa. Pasokan kebutuhan pokok untuk wilayah hulu juga terkadang melewati jalur Jembayan,” ungkap Erwin, Kamis (5/11/2026).

Menurutnya, apabila jalan tersebut sampai runtuh dan tidak dapat dilalui, kendaraan harus menggunakan jalur alternatif yang lebih jauh. Bahkan, distribusi barang menuju wilayah hulu berpotensi dialihkan melalui Samarinda.

Kondisi itu dikhawatirkan meningkatkan biaya operasional angkutan sehingga berimbas pada harga barang yang diterima masyarakat.

“Kalau harus memutar lewat Samarinda, tentu jaraknya jauh dan biaya distribusi bertambah. Otomatis harga barang bisa ikut naik,” jelasnya.

Erwin menerangkan, ruas jalan tersebut merupakan jalan nasional sehingga penanganan kerusakannya menjadi kewenangan BPJN. Statusnya sama seperti jalan di kawasan Margasari yang juga masuk dalam jaringan jalan nasional.

Sementara itu, untuk mengantisipasi kecelakaan, pemerintah desa sebelumnya telah memasang sejumlah rambu peringatan dan baliho di sekitar lokasi kerusakan. Namun, baliho tersebut kini mengalami kerusakan sehingga perlu diganti.

“Kami berencana memasang kembali rambu-rambu dan baliho yang baru agar masyarakat lebih berhati-hati saat melintas. Apalagi, informasi yang kami terima sudah ada beberapa pengguna jalan yang mengalami kecelakaan di lokasi tersebut,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, kerusakan tidak hanya terjadi pada bagian jalan yang mengalami penurunan. Retakan mulai menjalar ke badan jalan di sekitarnya.

Jika dihitung secara keseluruhan, mulai dari bagian yang amblas hingga area yang terdampak retakan, panjang kerusakan diperkirakan mencapai 20–30 meter.

Erwin berharap BPJN segera turun tangan melakukan perbaikan. Menurutnya, penanganan tidak boleh ditunda karena menyangkut keselamatan pengguna jalan sekaligus kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi kebutuhan pokok ke wilayah hulu Kukar.

Di sisi lain, Sekretaris Camat Loa Kulu, Khairuddinata, mengingatkan masyarakat agar lebih waspada ketika melintasi ruas jalan tersebut. Terlebih saat musim hujan, kondisi jalan yang amblas dikhawatirkan semakin sulit terlihat oleh pengendara.

Ia berharap instansi terkait segera melakukan perbaikan agar kerusakan jalan tidak menimbulkan kecelakaan maupun membahayakan keselamatan masyarakat.

“Kami tetap mengimbau masyarakat yang melintas agar berhati-hati, apalagi saat musim hujan karena kondisi jalan yang amblas tidak terlalu terlihat. Harapan kami, jalan tersebut bisa segera diperbaiki agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (Ahk)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *