KUKAR, LINGKARKALTIM: Persiapan FASI Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 tidak berhenti pada penjaringan atlet. Setelah menggelar seleksi di Kukar, para atlet paralayang juga akan menjalani pemusatan latihan (TC) langsung di Kabupaten Paser sebagai lokasi pelaksanaan Porprov.
Langkah tersebut dinilai penting karena olahraga paralayang sangat bergantung pada kondisi alam, terutama karakter medan dan arah angin.
Ketua Cabor FASI Kukar, Firnadi Ikhsan, mengatakan seleksi atlet digelar selama tiga hari, mulai 18 hingga 20 September 2026. Seleksi berlangsung di kawasan Pulau Kumala dan Bukit Pagole, Sanggulan.
“Kita lagi menggelar TC sekaligus seleksi atlet. Sudah tiga hari sejak kemarin. Hari ini di Pulau Kumala, besok rencananya di Bukit Pagole, Sanggulan,” ujar Firnadi Selasa (22/9/2026).
Menurutnya, seleksi tersebut sebelumnya telah diumumkan secara terbuka. Atlet yang belum terdaftar di cabang olahraga mana pun diberikan kesempatan mengikuti proses penjaringan.
Setelah seleksi rampung, FASI Kukar berencana langsung membawa para atlet menuju Paser pada Senin. TC di daerah tersebut menjadi bagian dari strategi untuk membiasakan atlet dengan kondisi venue pertandingan.
“Kita setelah ini rencananya berangkat ke Paser. Kita mau TC dulu di sana, karena ini perlu situasi arah angin dan sebagainya yang agak spesifik,” jelasnya.
Bagi olahraga paralayang, kemampuan membaca dan menyesuaikan diri dengan kondisi angin menjadi salah satu faktor penting. Karena itu, latihan di lokasi yang memiliki karakteristik serupa dengan arena pertandingan diharapkan dapat memberikan pengalaman tambahan bagi para atlet.
Firnadi menyebutkan, dari proses seleksi tersebut nantinya akan disusun komposisi atlet yang akan memperkuat Kukar pada Porprov Kaltim 2026. Berdasarkan rencana yang disiapkan, FASI Kukar akan memberangkatkan sebanyak 20 atlet.
“Kalau SK kita, kita berangkat 20 atlet,” katanya.
Seleksi yang berlangsung di Kukar menjadi tahapan awal untuk memastikan atlet yang dipilih benar-benar siap mengikuti rangkaian persiapan hingga pertandingan.
Selain kemampuan teknis, faktor keselamatan juga menjadi perhatian. Kondisi cuaca dan lingkungan penerbangan harus menjadi pertimbangan dalam setiap sesi latihan maupun pertandingan paralayang.
Dengan pola persiapan yang dilakukan secara bertahap, FASI Kukar kini mulai mengarahkan fokus pada pematangan atlet sebelum tampil di Porprov Kaltim 2026 di Kabupaten Paser.
TC di lokasi pertandingan diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga membantu atlet mengenali karakter medan sehingga lebih siap menghadapi persaingan saat Porprov berlangsung. (ahk)










