KUKAR, LINGKARKALTIM: Olahraga masyarakat domino mulai mendapat perhatian di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Permainan yang mengandalkan kemampuan berpikir, konsentrasi, dan strategi tersebut kini tidak hanya diminati kalangan senior, tetapi juga mulai digandrungi generasi muda.
Sejumlah kejuaraan domino pun mulai digelar sebagai wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan minat sekaligus mengembangkan potensi olahraga tersebut.
Ketua Organisasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Kukar, Hairendra, mengatakan kejuaraan yang digelar menjadi salah satu momentum penting bagi perkembangan domino di Kukar. Kegiatan tersebut merupakan kejuaraan perdana yang dilaksanakan ORADO Kukar sejak terbentuknya kepengurusan organisasi di daerah.
Ia berharap olahraga domino semakin dikenal luas dan dapat berkembang hingga ke seluruh kecamatan di Kukar.
“Harapannya domino ini semakin dikenal masyarakat dan berkembang di seluruh kecamatan. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, kami optimistis bisa melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama Kukar di berbagai ajang kompetisi,” ujarnya Selasa (15/9/2026).
Menurutnya, keberadaan kejuaraan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan. Selain meningkatkan pengalaman bertanding, kompetisi juga dapat menjadi sarana untuk menjaring pemain-pemain potensial yang memiliki kemampuan di atas rata-rata.
Sementara itu, Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kukar, Rita Agustina, menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan olahraga domino sebagai bagian dari upaya memperluas ruang aktivitas olahraga masyarakat.
Menurut Rita, domino memiliki potensi untuk berkembang menjadi olahraga prestasi. Permainan tersebut tidak hanya mengandalkan keberuntungan, tetapi juga membutuhkan kemampuan berpikir, konsentrasi, ketelitian, serta strategi dalam mengambil keputusan.
“Domino ini sangat berpotensi, mulai dari tingkat kabupaten hingga nasional. Harapannya dengan munculnya cabang olahraga baru ini semakin meningkatkan keinginan masyarakat untuk berolahraga,” kata Rita.
Ia menilai domino dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang memiliki minat terhadap olahraga berbasis strategi. Dengan pembinaan yang tepat, para pemain muda maupun senior yang memiliki potensi dapat diarahkan untuk mengikuti jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
Rita juga menyebut domino berpeluang menjadi salah satu cabang olahraga ekshibisi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang. Berdasarkan informasi yang diterimanya, domino dan padel disebut-sebut masuk dalam wacana cabang olahraga ekshibisi.
Namun, hingga kini Dispora Kukar belum menerima surat edaran resmi terkait rencana tersebut. Karena itu, informasi mengenai domino sebagai cabang ekshibisi masih sebatas wacana yang beredar dan belum menjadi keputusan resmi.
“Kalau untuk ekshibisi, yang saya dengar dari KONI ada dua, domino dan padel. Tetapi surat edaran resminya belum kami terima. Jadi sejauh ini masih sebatas informasi atau wacana yang saya lihat dan dengar,” jelasnya.
Rita berharap keberadaan ORADO Kukar dapat menjadi awal pembinaan yang lebih terarah sehingga para pegiat domino memiliki kesempatan untuk meningkatkan kemampuan dan mengikuti kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.
“Semoga bisa sampai ke jenjang berikutnya, tingkat daerah, nasional, bahkan internasional. Harapan kita semuanya bisa sampai tingkat nasional dan membawa nama baik daerah,” pungkasnya. (lk)










