SMP Teknologi Tenggarong Perkuat Digitalisasi Pembelajaran dan Pendidikan Karakter

SMP Teknologi Tenggarong, di Jalan Poros Mekar Sari, Kelurahan Timbau. (Far/Lingkarkaltim.com)
SMP Teknologi Tenggarong, di Jalan Poros Mekar Sari, Kelurahan Timbau. (Far/Lingkarkaltim.com)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: SMP Teknologi Tenggarong yang berlokasi di Jalan Ikip Mekar Sari, Kelurahan Timbau, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus memperkuat digitalisasi pembelajaran sekaligus mengembangkan pendidikan karakter bagi para siswa.

Kepala SMP Teknologi Tenggarong, Muhammad Ridwan, mengatakan penguatan pembelajaran digital merupakan bagian dari upaya sekolah dalam menjalankan visi dan misinya. Salah satu langkah yang dilakukan adalah membekali siswa dengan akun Belajar.id untuk mendukung proses pembelajaran.

Read More
banner 300x250

“Kami membekali para siswa dalam pembelajaran dengan akun Belajar.id,” ujar Ridwan saat ditemui Lingkarkaltim.com, Sabtu (24/10/2026).

Melalui akun tersebut, siswa dapat memanfaatkan berbagai fitur digital yang tersedia untuk menunjang kegiatan belajar. Para guru juga berperan dalam mendampingi siswa menggunakan fasilitas tersebut. Karena itu, menurut Ridwan, tenaga pendidik perlu terlebih dahulu memahami dan menguasai fitur-fitur yang tersedia.

“Para guru juga dapat mengelola akun belajar siswa. Tentunya, guru harus lebih dahulu menguasai berbagai fitur dalam akun tersebut,” ungkapnya.

Selain mengembangkan pembelajaran berbasis digital, SMP Teknologi Tenggarong juga menaruh perhatian pada penguatan karakter siswa. Ridwan menyebut, pendidikan karakter menjadi salah satu aspek penting yang terus ditanamkan kepada peserta didik, sejalan dengan program pemerintah.

“Kami menekankan kepada siswa tentang penguatan karakter sesuai dengan program pemerintah,” tambahnya.

Ridwan menilai pembinaan kedisiplinan siswa saat ini memiliki tantangan tersendiri. Menurutnya, perubahan lingkungan pergaulan turut memengaruhi sikap siswa dalam berinteraksi dengan guru.

“Kalau dulu, siswa melihat guru saja sudah takut. Namun, sekarang mungkin karena faktor pergaulan, ada siswa yang tidak lagi gentar ketika berhadapan dengan guru,” katanya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa penerapan disiplin tetap perlu dilakukan secara tegas, tetapi harus menghindari segala bentuk kekerasan terhadap siswa. Menurutnya, pendekatan pendidikan perlu tetap mengedepankan pembinaan dan pembentukan karakter.

Ke depan, Ridwan berharap SMP Teknologi Tenggarong dapat terus berkembang dan memberikan pendidikan yang berkualitas bagi para siswa. Ia juga berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap sekolah swasta agar memiliki kesempatan yang setara dengan sekolah negeri.

“Besar harapan kami agar sekolah swasta di seluruh wilayah Tenggarong tetap mendapatkan hak yang sama dengan sekolah negeri lainnya,” pungkasnya. (ahk/*far)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *