Generasi Muda Didorong Kreatif dan Mandiri

Foto bersama usai apel besar Hari Pramuka ke 65 Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Berau.(Adpim Pemkab Berau)
Foto bersama usai apel besar Hari Pramuka ke 65 Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Berau.(Adpim Pemkab Berau)
banner 468x60

BERAU, LINGKARKALTIM: Gerakan Pramuka diharapkan tidak hanya menjadi wadah pembentukan karakter dan kedisiplinan, tetapi juga mampu menyiapkan generasi muda yang kreatif, terampil, dan mandiri untuk mengambil peran dalam pembangunan daerah. Mulai dari mendukung ketahanan pangan hingga mengembangkan potensi lokal, generasi muda dituntut memiliki kemampuan untuk beradaptasi dan menghadapi tantangan masa depan.

Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan dalam Apel Besar Hari Pramuka ke-65 Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Berau yang digelar di halaman Kantor Bupati Berau, Senin (26/10/2026).

Read More
banner 300x250

Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Berau, Sri Juniarsih Mas, bertindak sebagai pembina upacara. Dalam kesempatan itu, ia membacakan amanat Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang menyoroti pentingnya membentuk generasi muda yang kreatif, inovatif, terampil, dan mandiri sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan nasional.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam amanat tersebut adalah keterlibatan generasi muda dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan. “Anggota Pramuka diharapkan memiliki kepedulian terhadap sektor pertanian, perikanan, dan perkebunan yang menjadi bagian penting dalam pemenuhan kebutuhan Masyarakat,”kata Sri Juniarsih Mas

Dorongan tersebut sekaligus tambahnya, menjadi pengingat bahwa pendidikan kepramukaan tidak hanya berkaitan dengan kedisiplinan, baris-berbaris, maupun kegiatan di alam terbuka. Lebih dari itu, Pramuka diharapkan mampu membekali peserta didik dengan keterampilan praktis, semangat gotong royong, serta kemampuan untuk melihat dan mengembangkan peluang di lingkungan sekitarnya.

“Anggota Pramuka juga didorong untuk memanfaatkan teknologi tepat guna sesuai dengan potensi daerah. Dengan kreativitas dan keterampilan yang dimiliki, generasi muda diharapkan mampu mengambil bagian dalam mengoptimalkan sumber daya alam sekaligus mendukung berbagai program Pembangunan,”terangnya.

Bagi Kabupaten Berau, penguatan kapasitas generasi muda menjadi penting seiring dengan besarnya potensi daerah yang dapat dikembangkan. Selain sektor pertanian, perikanan, dan perkebunan, Berau juga memiliki potensi pariwisata yang menjadi salah satu sektor andalan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pengembangan potensi tersebut membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga kreativitas, kemampuan beradaptasi, dan kemandirian. Generasi muda diharapkan mampu melihat potensi yang ada di sekitarnya sebagai peluang untuk berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah,”jelasnya lagi

Dalam konteks ini, Gerakan Pramuka memiliki ruang untuk berkontribusi melalui pembinaan karakter dan pengembangan keterampilan. Nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian sosial yang ditanamkan dalam kegiatan kepramukaan dapat menjadi bekal bagi generasi muda untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Pramuka juga diharapkan mampu mengambil bagian dalam menyiapkan generasi emas Indonesia. Para peserta didik tidak hanya diarahkan untuk memiliki karakter dan integritas yang kuat, tetapi juga didorong agar mampu menjadi pribadi yang produktif serta berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan daerah.

Semangat pembinaan tersebut turut terlihat dalam rangkaian kegiatan Apel Besar Hari Pramuka ke-65 di Kabupaten Berau. Sejumlah penampilan keterampilan kepramukaan menjadi bagian dari kegiatan yang menunjukkan kemampuan, kekompakan, dan kedisiplinan para peserta.

Salah satunya ditampilkan Saka Bakti Husada Ranting Biatan melalui peragaan pertolongan pertama pada gawat darurat (PPGD) dan senam cuci tangan. Peragaan tersebut memperkenalkan keterampilan dasar dalam memberikan pertolongan pertama sekaligus mengedukasi peserta mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan menerapkan pola hidup sehat.

Keterampilan pertolongan pertama menjadi salah satu kemampuan praktis yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pengenalan tersebut, anggota Pramuka diharapkan semakin memahami pentingnya kesiapsiagaan, kepedulian terhadap sesama, dan kemampuan bertindak secara tepat ketika menghadapi situasi darurat.

Selain penampilan dari Saka Bakti Husada, suasana apel juga dimeriahkan dengan kolone tongkat yang dibawakan anggota Pramuka Penggalang. Penampilan ini melibatkan perwakilan SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, SMP Negeri 3, SMP Negeri 4, dan SMP Negeri 5 Tanjung Redeb, serta SMP Negeri 1 Pulau Derawan. Para peserta menampilkan gerakan yang dinamis dengan formasi teratur dan kekompakan yang menjadi bagian penting dalam kolone tongkat. Setiap gerakan membutuhkan konsentrasi, ketepatan, kedisiplinan, serta koordinasi antarpeserta agar penampilan dapat berjalan dengan baik.

Di balik gerakan yang ditampilkan, kolone tongkat juga mencerminkan nilai-nilai yang menjadi bagian dari pendidikan kepramukaan. Kerja sama, rasa tanggung jawab, kepatuhan terhadap arahan, dan kemampuan menjaga kekompakan menjadi pelajaran yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut sekaligus memberikan ruang bagi anggota Pramuka Penggalang untuk menunjukkan kemampuan yang telah mereka pelajari. Keterlibatan sejumlah sekolah juga menjadi bagian dari upaya mempererat kebersamaan dan persaudaraan di antara anggota Gerakan Pramuka di Kabupaten Berau.

Rangkaian Apel Besar Hari Pramuka ke-65 kemudian ditutup dengan senam bersama yang diikuti peserta dan undangan. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan sekaligus momentum untuk memperkuat kebersamaan di lingkungan Gerakan Pramuka.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk kembali menegaskan pentingnya pendidikan karakter yang berjalan seiring dengan pengembangan keterampilan dan kemandirian generasi muda.

Tantangan ke depan tidak hanya berkaitan dengan bagaimana membentuk generasi yang berintegritas, tetapi juga bagaimana menyiapkan mereka agar mampu beradaptasi, berinovasi, dan mengambil bagian dalam pembangunan. Bagi Berau, generasi muda yang memiliki karakter kuat, keterampilan memadai, dan kepedulian terhadap potensi daerah merupakan modal penting untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Melalui pembinaan kepramukaan, harapannya lahir generasi yang tidak hanya siap menghadapi masa depan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Bumi Batiwakkal. (riel)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *