KUKAR, LINGKARKALTIM: Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri 01 Tenggarong menanamkan nilai empati dan simpati kepada peserta didik sejak dini melalui kegiatan penyaluran bantuan bagi korban kebakaran di Jalan Kartini, Gang Karya, Kelurahan Loa Ipuh, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (13/10/2026).
Kepala TK Negeri 01 Tenggarong, Sutiah, mengatakan bahwa pembelajaran mengenai empati dan simpati penting diberikan sejak usia dini agar anak-anak memiliki kepekaan terhadap lingkungan dan kepedulian terhadap sesama.
Menurutnya, keterlibatan anak-anak dalam kegiatan sosial menjadi salah satu cara untuk mengenalkan secara langsung kondisi yang dialami orang lain, termasuk ketika menghadapi musibah.
“Kami mengajarkan kebiasaan untuk bersimpati dan berempati agar anak didik turut merasakan secara emosional apa yang dialami oleh korban kebakaran,” ujar Sutiah saat ditemui, Selasa (20/10/2026).
Bantuan yang disalurkan dalam kegiatan tersebut berasal dari donasi orang tua peserta didik dan pihak sekolah. Melalui kegiatan ini, sekolah tidak hanya mengajarkan nilai kepedulian secara teori, tetapi juga memberikan pengalaman nyata kepada anak-anak untuk membantu sesama.

Dalam pelaksanaannya, orang tua peserta didik turut dilibatkan untuk mendampingi anak-anak saat menyerahkan donasi kepada warga terdampak. Pendampingan tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman anak tentang pentingnya berbagi dan menunjukkan kepedulian kepada orang lain.
Sutiah menjelaskan, pembelajaran empati dan simpati tidak hanya bertujuan mengenalkan perasaan, tetapi juga membantu anak memahami emosi orang lain, termasuk teman-temannya, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Ia berharap nilai-nilai yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan di TK Negeri 01 Tenggarong dapat terus diterapkan oleh anak-anak ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
“Kami berharap anak-anak dapat lebih bersyukur dan mengambil pelajaran dari musibah kebakaran tersebut. Semoga nilai-nilai yang telah diajarkan di TK dapat mereka bawa hingga ke jenjang pendidikan berikutnya,” pungkasnya.(ahk/*far)










