KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) berkomitmen penuh mendukung gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-46 tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2026. Dukungan konkret ini diwujudkan lewat kesiapan anggaran, pengerahan fasilitas daerah, hingga penguatan sektor ekonomi warga.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, menegaskan bahwa Pemkab Kukar terus mengawal tiap tahapan persiapan agar Tenggarong benar-benar siap menyambut ribuan tamu dari seluruh pelosok Kaltim. Seluruh bidang kepanitiaan kini tengah mematangkan skema kerja teknis di lapangan.
“Secara keseluruhan kita siap menjadi tuan rumah. Poin-poin penting seperti penentuan arena utama, logo, maskot, hingga tema kegiatan sudah disepakati bersama. Paling lambat 1 Oktober mendatang, persiapan fisik dan teknis di lapangan sudah running,” ujar Sunggono.
Guna menunjang suksesnya ajang keagamaan ini, Pemkab Kukar mengoptimalkan pemanfaatan aset-aset daerah sebagai arena lomba dan acara pendukung.
Halaman Kantor Bupati Kukar disepakati menjadi arena utama. Sementara itu, Gedung Putri Karang Melenu (PKM) disiapkan untuk malam taaruf dan registrasi, serta Pendopo Odah Etam untuk pelantikan Dewan Hakim. Aula serta ruang pertemuan di sejumlah instansi dinas juga ditunjuk sebagai lokasi perlombaan.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setkab Kukar, Fathul Alamin, menyampaikan dukungan Pemkab Kukar juga mencakup tata kelola administrasi dan penganggaran kegiatan yang melekat di Bagian Kesra serta LPTQ Kukar.
“Peran Kesra fokus pada kesekretariatan untuk memastikan seluruh administrasi dan penganggaran berjalan lancar, sekaligus mengoordinasikan fungsi antarbidang demi kelancaran acara yang dijadwalkan pada 3 sampai 12 Desember 2026,” jelas Fathul.
Tak sekadar menyukseskan perlombaan, Pemkab Kukar juga memanfaatkan momen ini untuk membangkitkan perekonomian daerah. Diperkirakan sekitar 3.000 peserta dan official dari 10 kabupaten/kota se-Kaltim akan memadati Kota Tenggarong selama sepekan.
Sesuai arahan Bupati Kukar, Pemkab mengedepankan semangat hospitality dengan melibatkan Duta Wisata sebagai liaison officer (LO). Para Duta Wisata ditugaskan mendampingi kafilah sekaligus mempromosikan destinasi wisata, UMKM kuliner, dan produk lokal Kukar.
Melalui integrasi fasilitas, anggaran, dan pelayanan ini, Pemkab Kukar optimistis MTQ ke-46 tidak hanya sukses secara syiar, tetapi juga memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (Adv/Dil)










