Water Bombing Telah Dikerahkan untuk Penanganan Karhutla di Muara Badak

Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri. (Foto: M. As'ari/Lingkarkaltim)
Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri. (Foto: M. As'ari/Lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemkab Kukar mengerahkan operasi water bombing untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Muara Badak.

Bupati Kukar, dr. Aulia Rahman Basri mengatakan operasi water bombing di Muara Badak telah dilakukan selama dua hari.

Read More
banner 300x250

Berdasarkan laporan yang diterima pemerintah daerah, penanganan tersebut berhasil membantu mengendalikan kondisi karhutla di wilayah tersebut.

Ia menjelaskan, Muara Badak menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus dalam penanganan karhutla karena lokasi kebakaran berada cukup dekat dengan pipa dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG).

Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus memastikan api tidak berkembang dan berpotensi mengganggu maupun membahayakan infrastruktur strategis yang berada di kawasan tersebut.

“Kemarin memang yang agak sedikit menjadi konsentrasi kita karena mendekati dengan pipa dan PLTG yang ada di sana,” ungkap dia, Jumat (11/9/2026).

Ia mengungkapkan, perkembangan terakhir menunjukkan kondisi di Muara Badak telah dapat dikendalikan.

Pemkab Kukar terus menerima pembaruan kondisi lapangan melalui koordinasi lintas sektor yang melibatkan berbagai unsur penanganan karhutla.

Pemerintah daerah memiliki grup koordinasi yang beranggotakan unsur pemerintah, mulai dari BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, pemerintah kecamatan, hingga relawan di lapangan. Koordinasi tersebut juga melibatkan TNI dan Polri.

“Kita bergabung dalam grup itu untuk melakukan updating setiap saat kondisi karhutla di Kutai Kartanegara,” jelas Aulia.

Menurutnya, sistem koordinasi tersebut memungkinkan pemerintah mendapatkan informasi terbaru mengenai perkembangan titik api.

Dengan demikian, ketika muncul api baru dalam skala kecil, penanganan dapat segera dilakukan sebelum berkembang lebih luas.

“Alhamdulillah, sekarang kita seluruh elemen yang ada ini terkoneksi, terkoordinasi dengan baik, sehingga ketika muncul api-api kecil itu bisa kita tangani dengan baik,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Muara Badak, Nurhaeda, membenarkan bahwa operasi water bombing telah dilakukan di wilayahnya.

Berdasarkan pemantauan yang dilakukan, operasi tersebut bahkan telah kembali dilaksanakan untuk membantu penanganan karhutla.

Ia menjelaskan water bombing dilakukan pada hari sebelumnya dan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya.

Operasi tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pengendalian kebakaran, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan penanganan dari udara.

“Alhamdulillah kemarin dan hari ini sudah dilakukan dan ini kalau saya monitor, monitor itu ini yang kedua kali,” pungkasnya. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *