Januari–Juli 2026: Terjadi 72 Kasus Laka Lantas di Kukar, Jalur Samarinda–Balikpapan Jadi Titik Paling Rawan

Ilustrasi Police Line. (Pinterest)
Ilustrasi Police Line. (Pinterest)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di wilayah hukum Polres Kutai Kartanegara (Kukar) mencatat adanya sedikit tren peningkatan. Terhitung sejak Januari hingga pertengahan Juli 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kukar mencatat telah terjadi puluhan kasus kecelakaan di jalan raya.

Kasatlantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli, mengungkapkan dari puluhan kejadian itu, jenis kendaraan yang terlibat masih didominasi oleh kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4).

Read More
banner 300x250

“Untuk kejadian laka lantas yang terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara dari Januari hingga bulan Juli ini ada sejumlah 72 kasus. Kejadian laka lantas sejauh ini mendominasi yaitu kendaraan roda dua dan roda empat,” ujar AKP Ahmad Fandoli, Rabu (15/7/2026).

Pihak kepolisian juga telah memetakan wilayah serta lokasi yang paling sering menjadi tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan.

Berdasarkan data Satlantas, wilayah Tenggarong, Samboja, dan Loa Janan menjadi tiga daerah dengan tingkat kerawanan tertinggi.

Secara lebih spesifik, Fandoli menyebut kawasan Jalan Soekarno Hatta yang melintasi Kecamatan Samboja dan Kecamatan Loa Janan merupakan titik paling rawan. Jalur poros tersebut merupakan urat nadi utama yang menghubungkan Kota Samarinda dan Kota Balikpapan.

“Banyak kendaraan besar yang lewat, pengendara roda dua juga banyak melintas di situ. Selain itu, penerangan jalan di Jalan Soekarno Hatta juga tergolong kurang, sehingga memicu banyak kejadian laka lantas di daerah tersebut,” imbuhnya.

Beruntung, mayoritas dari rentetan kecelakaan tersebut tidak sampai merenggut nyawa. Fandoli menjelaskan, rata-rata korban laka lantas di wilayah Kukar mengalami luka ringan hingga luka berat.

Merespons adanya peningkatan angka kecelakaan di pertengahan tahun ini, Satlantas Polres Kukar langsung bergerak cepat mengambil langkah preventif guna menekan fatalitas di jalan raya.

“Langkah dari Satuan Lalu Lintas yaitu tetap menggencarkan kegiatan sosialisasi serta pemasangan spanduk imbauan. Tujuannya agar pengendara tetap waspada dan tahu kondisi jalan, seperti saat melewati tikungan tajam. Kami meminta masyarakat untuk tetap selalu berhati-hati di jalan,” pungkas Fandoli. (Dil)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *