PDIP Kukar Gelar Musancab untuk Sambut Pesta Demokrasi 2029

Musancab DPC PDIP Kukar. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
Musancab DPC PDIP Kukar. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan (PDIP) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) sebagai langkah konsolidasi internal dalam menyongsong pesta demokrasi 2029.

Kegiatan yang menjadi momentum penting dalam memperkuat struktur partai hingga ke tingkat kecamatan itu berlangsung di gedung Puteri Karang Melenu pada Sabtu (25/4/2026).

Read More
banner 300x250

Ketua DPC PDIP Kukar, Rendi Solihin menyebut Musancab kali ini menjadi yang pertama dalam sejarah Kukar dengan melibatkan seluruh kecamatan secara serentak.

Agenda utama kegiatan tersebut adalah melakukan penyegaran kepengurusan di tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC).

“Ini pertama kalinya kita melaksanakan Musancab di seluruh kecamatan. Tujuannya untuk merefresh kepengurusan PAC di 20 kecamatan. Ada yang tetap, ada juga yang kami dorong naik ke DPC, sehingga digantikan oleh kader-kader baru,” ujar dia.

Menurutnya, regenerasi menjadi kunci dalam menjaga dinamika organisasi. Ia menekankan bahwa mayoritas pengurus baru di tingkat PAC diisi oleh kalangan muda, yang mampu membawa semangat baru bagi partai.

“Mayoritas diisi anak-anak muda. Harapannya tentu ini bisa menambah energi baru dan semangat baru untuk PDI Perjuangan di Kutai Kartanegara,” kata Rendi.

Dia juga menegaskan bahwa soliditas partai di Kukar tetap terjaga. Dengan struktur yang diperkuat hingga ke akar rumput, PDIP optimistis mampu menghadapi tantangan politik ke depan.

“Kita tetap solid di Kutai Kartanegara. Ini kandang banteng, dan kita akan terus menjaga kekuatan ini,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris PDIP Kaltim, Ananda Emira Moeis, menekankan pentingnya soliditas dan kesamaan gerak seluruh kader partai.

“Instruksi kami jelas, solid dan rapatkan barisan. Satu rasa, satu asa. Kalau satu bergerak, semua harus bergerak,” sebut dia.

Ia menjelaskan, terdapat dua fokus utama yang harus dijalankan PDIP Kukar ke depan.

Pertama, konsolidasi elektoral untuk menghadapi Pemilu 2029, termasuk persiapan calon legislatif dan saksi.

Kedua, penguatan kerja-kerja kerakyatan yang langsung menyentuh masyarakat.

“Kader PDI Perjuangan harus turun ke masyarakat, mendengar apa yang dibutuhkan, dan memberikan solusi. Itu yang menjadi kekuatan utama kita,” kata Nanda.

Dia pun menyinggung kondisi ekonomi global yang turut berdampak pada daerah, termasuk potensi penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Oleh karena itu, kader PDIP di Kukar diminta aktif menyuarakan program-program yang tepat sasaran.

“Kita punya kekuatan lengkap, baik di eksekutif, legislatif, maupun struktur partai. Ini harus dimanfaatkan untuk benar-benar hadir di tengah masyarakat,” tutupnya. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *