Pemkab Kukar Resmikan Jembatan Kedaton Agung

Peresmian jembatan Kedaton Agung. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
Peresmian jembatan Kedaton Agung. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) meresmikan Jembatan Kedaton Agung pada Selasa (23/12/2025).

Jembatan tersebut dibangun sebagai pengganti jembatan besi lama yang selama ini menjadi salah satu akses penghubung penting di kawasan tersebut.

Read More
banner 300x250

Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri menjelaskan, pembangunan Jembatan Kedaton Agung berangkat dari pertimbangan keselamatan sekaligus upaya pelestarian nilai budaya daerah.

“Jembatan ini sebenarnya jembatan pengganti. Awalnya kita ingin merenovasi jembatan besi yang lama, tetapi setelah berkonsultasi beberapa kali dengan ayahanda Sultan dan pemerhati budaya serta adat istiadat di Kutai Kartanegara, diputuskan bahwa jembatan tersebut adalah warisan heritage yang tidak bisa kita apa-apakan,” ucap dia.

Atas dasar keputusan tersebut, Pemkab Kukar memilih untuk menggeser posisi jembatan dan membangun jembatan baru yang kini diresmikan sebagai Jembatan Kedaton Agung.

Sementara itu, jembatan besi lama direncanakan tetap dipertahankan dengan fungsi yang berbeda.

“Harapan kita, jembatan besi itu nanti digunakan untuk pejalan kaki dan pesepeda saja. Namun demi keamanan, saya juga sudah meminta izin ayahanda Sultan agar fondasi-fondasinya diperkuat, karena kalau dilihat besi-besinya sudah mulai keropos. Ini untuk menjamin keselamatan pengguna,” jelas Aulia.

Dia menegaskan, Jembatan Kedaton Agung dapat langsung digunakan setelah peresmian.

Ia berharap keberadaan jembatan itu memberikan manfaat besar bagi mobilitas masyarakat, khususnya dalam menunjang akses menuju kawasan pasar baru yang tengah dikembangkan Pemkab Kukar.

“Jembatan ini segera bisa digunakan setelah kita resmikan. Ini juga akan menunjang akses masyarakat ke pasar baru kita. Di sana ada 703 kios, jumlahnya cukup banyak, dan konsepnya kita set sebagai pasar modern semi mal,” ungkapnya.

Dengan tersedianya akses jembatan baru, pemerintah daerah berharap arus masyarakat menuju pusat aktivitas ekonomi tersebut menjadi lebih lancar.

Aulia optimistis Jembatan Kedaton Agung akan menjadi infrastruktur strategis yang tidak hanya meningkatkan konektivitas wilayah, tetapi juga mendorong geliat ekonomi masyarakat sekitar.

“Harapan kita, dengan adanya akses jembatan ini, masyarakat semakin mudah datang ke pasar baru yang kita bangun,” pungkas dia. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *