Pegadaian Dukung Pengembangan Desa Wisata di Kukar

Kepala Divisi Penjualan Pegadaian Kantor Area Samarinda, Didik Haryoko. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
Kepala Divisi Penjualan Pegadaian Kantor Area Samarinda, Didik Haryoko. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Sinergi antara PT Pegadaian dan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tak hanya membawa manfaat bagi pegawai pemerintah daerah, tetapi juga membuka peluang dukungan bagi pengembangan desa wisata di Kukar.

Kepala Divisi Penjualan Pegadaian Kantor Area Samarinda, Didik Haryoko mengungkapkan bahwa MoU ini memiliki cakupan yang luas dan dirancang untuk memberikan dampak ekonomi dan sosial secara langsung, baik kepada ASN maupun masyarakat desa.

Read More
banner 300x250

“Kerja sama Pegadaian dengan Pemkab Kukar ini bukan hanya bermanfaat untuk para pegawai, tapi juga untuk masyarakat, khususnya desa wisata binaan,” ucap dia kepada awak media, Selasa (11/11/2025).

Sebagai tindak lanjut dari MoU tersebut, Pegadaian bersama Pemkab Kukar sepakat menunjuk dua desa wisata binaan untuk mendapatkan dukungan langsung dari Pegadaian.

“Beberapa bulan lalu sudah ada kesepakatan antara Pegadaian dengan Pak Sekda Kukar. Beliau menunjuk Pegadaian untuk memberi support kepada dua desa wisata,” kata Didik.

Dia menjelaskan, pegadaian akan berperan dalam branding serta pembangunan infrastruktur pendukung di kedua lokasi tersebut, sesuai dengan hasil survei lapangan yang akan dilakukan bersama tim Pemkab Kukar.

Didik menegaskan, bentuk dukungan Pegadaian terhadap desa wisata tidak terbatas pada pendanaan, melainkan juga pada penyediaan infrastruktur fisik dan elemen branding yang dapat meningkatkan daya tarik wisata.

“Misalnya nanti di desa wisata itu belum ada gapura, maka gapura selamat datangnya bisa dibangunkan oleh Pegadaian, tentu disesuaikan dengan anggaran dan kebutuhan di lapangan,” jelasnya.

Didik mengatakan, hasil survei bersama akan menentukan prioritas kebutuhan setiap desa wisata. Jika misalnya ditemukan kekurangan fasilitas dasar seperti toilet umum, dan lain-lainnya yang diperlukan, maka Pegadaian akan ikut membantu pembangunannya.

“Kalau nanti hasil survei menunjukkan bahwa di desa wisata itu kurang toiletnya, ya bisa saja nanti Pegadaian yang bantu membangunkan. Tapi nanti tentu ada branding Pegadaian di situ,” pungkas dia. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *